ABSTRAK Aplikasi INLIS LITE adalah aplikasi yang dikembangkan dan dibangun secara resmi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Aplikasi ini digunakan untuk membantu proses kegiatan pengelolaan bahan Pustaka di Perpustakaan, namun tidak dapat dipungkiri Aplikasi Inlis Lite pasti memiliki kemungkinan permasalahan yang akan mengganggu fungsi dari pada aplikasi tersebut. Dalam menggunakan teknologi informasi maka digunakan metode Failure Mode & Effect Analysis (FMEA) pada Perpustakaan Kantor DPRD Kota Salatiga yang bertujuan untuk menganalisis risiko yang dihadapi dan langkah-langkah yang diambil untuk meminimalkan risiko. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa terdapat 22 penyebab kegagalan terdapat 1 aktivitas kategori High (Tinggi), 17 aktivitas kategori Low (Rendah) dan 4 dengan kategori Very Low (Sangat Rendah). ABSTRACT The INLIS LITE application is officially developed by the National Library of the Republic of Indonesia. While it aids in the management of library materials, it is acknowledged that the application may encounter potential issues. To address this, Information Technology utilizes the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method at the Library of the City DPRD Salatiga, aiming to analyze risks and implement measures to minimize them. The research revealed 22 failure causes, with 1 falling into the High category, 17 in the Low category, and 4 in the Very Low category.
Copyrights © 2024