Pendahuluan: Daun katuk mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan diketahui dapat berperan sebagai pelindung dari paparan radikal bebas pada kulit, untuk memudahkan penggunaanya sebagai antioksidan dibuat menjadi sediaan lotion. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fisikokimia lotion ekstrak daun katuk dengan variasi konsentrasi asam stearat berdasar pengujian organoleptis, homogenitas, pH, dan diameter sebar. Metode: Metode penelitian ini menggunakan menggunakan Posttest Only Group Design. Ekstraksi serbuk daun katuk dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, di formulasi menjadi sediaan lotion dengan variasi konsentrasi asam stearat F1 (5%), F2 (7,5%), F3 (10%). Pengujian organoleptis dan homogenitas dianalisis secara deskriptif, pH dan diameter sebar dianalisis secara statistik menggunakan Oneway-ANOVA dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil: Hasil pengujian menunjukkan sediaan lotion berwarna hijau tua, bau khas daun katuk, tekstur F1 dan F2 agak kental, F3 kental, uji homogenitas tidak homogen, pH pada F1,F2,F3 berturut-turut,yaitu 5,16±0,01; 5,10±0,01dan 5,04±0,01, diameter sebar didapatkan hasil yang memenuhi syarat pada F1, F2, F3 berturut-turut yaitu 8,27±0,08 cm; 8,13±0,05 cm; 6,69±0,18 cm. Kesimpulan: Sediaan lotion ekstrak daun katuk pada F1, F2, F3 memenuhi persyaratan fisikokimia pada pengujian organoleptis, pH, diameter sebar, tetapi tidak memenuhi persyaratan fisikokimia pada uji homogenitas.
Copyrights © 2024