Marxisme telah mengantarkan sebuah pemahaman bahwa bisa jadi film adalah sebuah ideologi, yang melibatkan pemikiran dari para pembuatnya. Dalam ideologis yang dikandungnya, film diklaim sebagai sudut pandang (ideologi) kaum borjuis dimana perangkat pembentuk film te/ah dikonstruksikan sedemikian rupa agar dapat mewakili pandangan kaum borjuis. Dengan keadaan ini muncul gerakan-gerakan yang berupaya menyadarkan masyarakat bahwa konstruksi realita yang ditawarkan oleh kaum borjuis ini hanya/ah utopis, sebuah realita yang dibangun untuk kepentingan kelompok tertentu saja.
Copyrights © 2007