Penelitian ini menggunakan metode Event Study yang bertujuan untuk menemukan bukti empiris ada atau tidaknya reaksi pasar modal Indonesia khususnya saham perusahaan asuransi yang listing di BEI, terhadap banjir Jakarta Januari 2013, dengan menggunakan indikator pergerakan harga, abnormal return dan volume perdagangan saham. Populasi penelitian ini adalah saham-saham perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI, dan data yang digunakan adalah data sekunder berupa harga saham harian, volume perdagangan saham harian, dan indeks harga saham gabungan harian selama periode Sembilan hari sebelum, satu hari saat, dan sembilan hari setelah peristiwa. Uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah paired sample t-test dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan rata-rata harga saham sebelum-saat dan saat-setelah peristiwa, serta rata-rata volume perdagangan sebelum-saat dan sebelum-setelah peristiwa tidak berbeda signifikan. Sedangkan rata-rata harga saham sebelum-setelah peristiwa, serta rata-rata volume perdagangan saat-setelah peristiwa berbeda signifikan. Hal ini menunjukkan reaksi pasar modal terhadap peristiwa banjir Jakarta 2013 hanyalah sesaat dan tidak berkepanjangan. Hasil perhitungan paired sample t-test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan abnormal return yang signifikan antara periode sebelum-saat, saat-setelah, dan saat-sesudah peristiwa. Tidak adanya perbedaan yang signifikan disebabkan karena sangat sedikit investor yang menganggap peristiwa banjir Jakarta ini sebagai peristiwa yang mengandung informasi yang relevan dalam pengambilan keputusan investasi. Kata Kunci : Bencana Banjir Jakarta, Event Study, Harga Saham, Volume Perdagangan, Abnormal Return.
Copyrights © 2013