Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perubahan  reduksi Lot Size Policy (LSP)  dan  Tick Size Policy (TSP)  terhadap fluktuasi reaksi permintaan investor pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk perdagangan efek  yang  bersifat ekuitas  yang  efektif  berlaku pada 6 Januari 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan uji  t dua sampel berpasangan (paired sample  t-test) dengan teknik purposive sampling. Hasil pengujian hipotesis pada 10 (sepuluh) saham teraktif LQ45 menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan  rata-rata abnormal return yang signifikan sebelum dan setelah peristiwa  perubahan  reduksi LSP dan TSP. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa penerapan  reduksi LSP dan TSP tidak menimbulkan reaksi investor atau investor telah mengantisipasi dan lebih mengambil sikap wait and see sebelumnya. Namun, hasil uji perbedaan rata-rata  trading volume activity diperoleh hasil yang signifikan sebelum dan setelah peristiwa perubahan reduksi LSP dan TSP. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa penerapan reduksi LSP dan TSP telah menimbulkan  refleksi  reaksi investor  yang merespon  secara positif  dengan ditandai adanya peningkatan aktivitas volume perdagangan saham oleh investor  yang berpotensi membuat likuiditas dan kapitalisasi pasar semakin besar yang pada akhirnya dapat mendorong perkembangan industri pasar modal Indonesia.Kata kunci: Lot Size Policy, Pasar Modal  Indonesia, Rata-Rata Abnormal Return, Rata-Rata Trading Volume Activity, dan Tick Size Policy.
Copyrights © 2016