Indonesia dan Malaysia  adalah produsen dan eksportir  Crude Palm Oil  (CPO)  terbesar di dunia. Hal ini terlihat pada hasil produksi serta jumlah ekspor, dimana setiap tahunnya kedua negara ini mengalami tren positif. Penelitian ini  menganalisis  tentang  komparasi determinan kinerja ekspor CPO antara Indonesia dan Malaysia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Gross Domestic product (GDP) perkapita negara pengimpor, harga CPO dunia, dan inflasi negara pengimpor terhadap nilai ekspor CPO Indonesia  dan Malaysia. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah  analisis  regresi data panel  dengan  data time series tahun 2000 hingga tahun 2013 dan cross section sebanyak 8 negara. Berdasarkan hasil regresi data panel baik Indonesia maupun Malaysia menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi kinerja ekspor CPO adalah harga, sedangkan faktor yang lain seperti GDP perkapita negara pengimpor dan inflasi negara pengimpor tidak berpengaruh.  Hal ini karena mengingat besarnya manfaat dan efisiensi dari produksi CPO, serta  konsumsi CPO dunia yang masih tinggi  yang menyebabkan besaran dari GDP perkapita dan inflasi negara pengimpor tidak berpengaruh.Kata kunci: CPO, kinerja ekspor, harga CPO, inflasi, GDP perkapita.
Copyrights © 2016