Keputusan  kunjungan  kembali  akan  meningkatkan  tingkat  penggunaanlayanan dan penggunaan di masa yang akan datang. City Branding terkait dengan keputusan kunjungan kembali wisatawan ke objek wisata secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh City Branding  yang terdiri dari: Clean Environment, Safety, Nature, Shopping, Transport, Social Bonding, dan City Brand Attitudes terhadap Keputusan Kunjungan Kembali ke Objek Wisata di Kota Malang dan di Kota Batu, serta untuk mengetahui perbedaan signifikansi antara variabel City Branding dan Keputusan Kunjungan Kembali ke Objek Wisata di Kota Malang dengan variabel City Branding dan Keputusan Kunjungan Kembali ke Objek Wisata di Kota Batu.Penelitian ini menggunakan 100 sampel (100 studi Kota Malang dan 100 studi Kota Batu) yang diperoleh melalui purposive sampling. Analisis penelitian menggunakan uji regresi linier berganda dan uji beda t-test dengan program SPSS.Hasil  penelitian menunjukkan bahwa  City Branding  berpengaruh terhadap Keputusan Kunjungan Kembali ke Objek Wisata di Kota Malang dan di Kota Batu. Pada studi Kota Malang, terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel City Branding  yang  terdiri  dari:  Nature  dan  Social  Bonding  terhadap  Keputusan Kunjungan Kembali. Pada studi Kota Batu, terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel City Branding yang terdiri dari: Nature, Shopping, Transport, dan Social Bonding terhadap Keputusan Kunjungan Kembali. Hasil uji perbandingan atau komparasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara variabel City Branding yang terdiri dari: Clean Environment, Safety, Nature, Shopping, Social Bonding, City Brand Attitudes, dan Keputusan Kunjungan Kembali. Variabel City Branding  yang terdiri  dari:  Transport  tidak  memiliki  perbedaan  yang  signifikan antara di Kota Malang dengan di Kota Batu.  Kata  Kunci:  City  Branding,  Clean  Environment,  Safety,  Nature,  Shopping, Transport, Social Bonding, City Brand Attitudes, Keputusan Kunjungan Kembali.
Copyrights © 2016