Pengendalian persediaan merupakan salah satu kegiatan manajemen yang penting di dalam perusahaan. Perusahaan diharapkan mampu untuk mengelola persdiaan bahan baku secara efisien. Perusahaan CV. BUMI SILIKA JAYA memiliki  masalah  dalam  mengelola  persediaan  pasir  silika  dengan  baik. Perusahaan terlalu sering melakukan pemesanan serta terjadinya kekurangan persediaan di dalam gudang menjadi masalah pada penelitian ini.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui berapa jumlah pemesanan bahan baku yang tepat, efisiensi biaya persediaan, jumlah persediaan pengamanan dan titik pemesanan kembali dari persediaan bahan baku di gudang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan mengumpulkan beberapa informasi dokumen terkait persediaan bahan baku pasir silika. Data yang telah dikumpulkan digunakan untuk menghitung jumlah pemesanan ekonomis bahan baku pasir silika (Economic Order Quantity), frekuensi pemesanan menurut EOQ, tingkat persediaan yang tepat untuk melakukan pemesanan ulang bahan baku (Re- Order Point), dan jumlah persediaan pengamanan (safety stock) untuk mengantisipasi kekurangan persediaan pasir silika.Hasil dari penghitungan diketahui bahwa untuk dapat melakukan efisiensi biaya  persediaan  jumlah  pemesanan  ekonomis  (EOQ)  yang diperoleh  sebesar11.366 ton. Frekuensi pemesanan dilakukan 25 kali. Re-Order Point persediaan pasir  silika  adalah  3.398 ton.  Tingkat  pelayanan  yang diberikan  perusahaan sebesar 95%, safety stock yang dibutuhkan adalah 2.452 ton.Kata Kunci:  Economic  Order Quantity (EOQ),  Frekuensi  Pemesanan,  Safety Stock, Re-Order Point (ROP)
Copyrights © 2016