Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara simultan maupun parsial mempengaruhi kinerja keuangan pada pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan adalah data komponen PAD yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan PAD lain -lain yang  sah  dari  tahun  2007-2014 yang  dipublikasikan oleh  Direktorat Jenderal  Perimbangan Keuangan (DJPK). Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara simultan  memiliki pengaruh terhadap  kinerja  keuangan. Secara  parsial  pajak  daerah,  hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan PAD lain-lain yang sah berpengaruh postif terhadap kinerja keuangan sedangka retribusi daerah berpengaruh negative terhadap desentralisasi fiskal. Dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang paling dominan mempengaruhi kinerja keuangan.Kata kunci: Pendapatan Asli Daerah, Kinerja Keuangan
Copyrights © 2016