Zakat  merupakan kewajiban  umat  Islam  yang  di  samping memiliki  nilai  ibadah,  juga memiliki kemanfaatan sosial. Dalam kerangka Ekonomi Islam, zakat berpotensi untuk menyejahterakan kehidupan  mustahiq  jika  dikelola  secara terstruktur dan  tepat  guna.  Untuk mencapai tujuan tersebut, LAZIS  Sabilillah Malang  melakukan penghimpunan zakat dengan jumlah yang meningkat setiap tahunnya.Penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui bagaimana strategi penghimpunan zakat oleh LAZIS Sabilillah di Kota Malang serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mengikutinya. Metode penelitian berjenis field research dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara terhadap informan dan kajian dokumen.Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa  LAZIS Sabilillah telah melakukan komunikasi dalam hal publikasi dan sosialisasi layanan zakat secara ekspansif di berbagai media. Selain itu, LAZIS Sabilillah juga mengandalkan pelayanan berazas kekeluargaan untuk menjaga muzakki. Kekurangan  LAZIS Sabilillah  dalam  penghimpunan  zakat  ialah  kekurangan SDM  serta komunikasi yang kurang merata kepada muzakki pascadonasi. Namun antusiasme masyarakat dalam berzakat di Bulan Ramadhan memberikan dampak yang signifikan terhadap total penghimpunan zakat. Di sisi lain, ada pula masyarakat sekitar LAZIS Sabilillah yang memilih untuk mendistribusikan zakatnya secara mandiri dan independen.Kata kunci: Zakat, Amil Zakat, Fundraising.
Copyrights © 2017