Penenilitian ini memaparkan mengenai variabel-variabel yang dapat memengaruhi keputusan dalam berinvestasi saham. Penelitian ini menggunakan perbandingan Binary Logistic Model dan Linear Probability Model. Hasil peneltian menunjukkan bahwa variabel Risiko (D1) sebesar 25,1% , Tingkat Pendidikan (D2) sebesar 24,2%, Pelatihan Keuangan yang pernah diikuti (D3) sebesar 25,7%, dan Kepemilikan Aset (D6) sebesar 39% secara serentak dapat memengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi saham. Sedangkan variabel Alokasi Dana Investasi (X4) sebesar 0,3% dan Kepemilikan Akses Kredit Perbankan (D7) sebesar 0,5% tidak memengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi saham. Investor saham di Indonesia masih dikatakan sedikit jumlahnya jika dibandingkan dengan beberapa negara tetangga. Hal ini disebabkan oleh minimnya informasi dan rendahnya pengetahuan serta keterampilan mengenai investasi saham. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mayoritas responden tergolong kedalam kelompok literasi keuangan Surfficient Literate. Responden laki-laki dapat mentolerir risiko atas investasi. Sedangkan responden perempuan cenderung berhati-hati dalam berinvestasi dengan memilih emas dan tabungan sebagai instrument investasi yang dianggap lebih aman. Kata kunci: saham, investasi, literasi keuangan
Copyrights © 2017