Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Vol. 5 No. 2

Sistem Pengembangan Wisata Sumber Maron dengan Sustainable Livelihood Approach (Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang)

Nurfajrina, Puspa (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2017

Abstract

Sektor pariwisata dapat dijadikan sumber pendapatan suatu daerah. Salah satunya Sumber Maron yang pada awalnya hanya digunakan untuk keperluan warga tetapi sekarang dijadikan sebagai objek wisata sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga dan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengembangan wisata Sumber Maron dengan sustainable livelihood approach dan untuk mengetahui peranan pemerintah desa dalam pengembangan sistem. SLA menggunakan lima modal yaitu modal SDM, SDA, keuangan, fisik dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penenlitian ini adalah modal SDM belum berkelanjutan karena belum ada upaya untuk meningkatkan pendidikan dan kualitas SDM itu sendiri, modal SDA belum berkelanjutan karena belum ada kesadaran diri pada kelestarian lingkungan, modal keuangan berkelanjutan karena banyaknya pengunjung yang datang dapat meningkatkan pendapatan, modal fisik berkelanjutan karena sarana dan prasarana dibangun dan dibenahi untuk mendukung pembangunan wisata ini, dan modal sosial berkelanjutan karena dibentuknya paguyuban pedagang untuk menghimpun kekuatan dan kebersamaan anggota dalam menyelesaikan masalah dan memudahkan kerja sama dengan pihak pengelola. Pemerintah desa belum ikut campur dalam pengelolaan Sumber Maron karena belum adanya Ad/ART yang mengatur.Kata kunci: Sumber Maron, Sustainable Livelihood Approach, SLA

Copyrights © 2017