Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui seberapa  besar rasio benefit cost (B/C) dan saluran pemasaran cabai besar di Kecamatan Semp. Data yang digunakan adalah data primer dengan metode penelitian diskriptif  kuantitatif.  Sampel  penelitian  ini  adalah  30 petani cabai besar dan 5 orang pedagang cabai besar yang ada di Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi dengan metode pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio B/C lebih besar dari satu yang berarti usaha tersebut layak untuk dikembangkan dan terdapat 4 pola saluran pemasaran yang ada di Kecamatan Sempu. Pola saluran terpendek melibatkan tiga pihak yaitu petani, tengkulak, dan konsumen. Sedangkan pola saluran terpanjang melibatkan enak pihak yaitu petani, tengkulak, pedagang besar, pengepul, pedagang pengecer, dan konsumen.Kata kunci: usahatani, cabai besar, rasio benefit cost (B/C), saluran pemasaran.
Copyrights © 2017