Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menguji  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  persepsi kepercayaan melakukan transaksi berbasis online. Penelitian ini menggunakan model Technology  Acceptance  Model (TAM)  yang dikemukakan  oleh  Davis  pada  tahun  1989 dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk memperoleh data. Penelitian ini mengambil sampel mahasiswa jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang dengan jumlah sampel yang dapat diolah sebanyak 217 responden. Penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) untuk menguji  data  penelitian.  Hasil  penelitian  menyatakan  bahwa konstruk  antara  lain pengetahuan individu, persepsi keamanan, dan persepsi privasi berpengaruh positif terhadap persepsi kepercayaan melakukan transaksi berbasis online, sedangkan sikap individu berpengaruh negatif persepsi kepercayaan melakukan transaksi berbasis online.Kata Kunci:   Technology Acceptance Model (TAM), transaksi online, pengetahuan, persepsi keamanan, persepsi privasi, sikap individu, persepsi kepercayaan
Copyrights © 2017