Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB
Vol. 6 No. 2

ANALISIS KOMPARATIF TINGKAT KESEHATAN PERBANKAN DI ASEAN-5 TAHUN 2012 – 2016 (FILIPINA, INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA DAN THAILAND)

HARTINAH, NOVITA TRI (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Jul 2018

Abstract

ASEAN Banking Integration Framework (ABIF) diciptakan guna mendukung adanya ASEAN Economic Community (AEC) yang merupakan suatu kerangka kerja integrasi perbankan di ASEAN dan untuk melaksanakan ABIF, kondisi tersebut mengharuskan perbankan harus lebih kompetitif namun selaras dengan kinerja yang baik dan sehat. Bank sebagai lembaga intermediasi memainkan peran yang sangat penting dalammenggerakkan perekonomian suatu negara. Dalam menjalankan perannya bank wajib dikelola dengan hati-hati dan perlunya pengawasan khusus dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kondisi tingkat kesehatan perbankan di ASEAN-5 pada tahun 2012-2016. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini adalah 5 (lima) negara ASEAN/ ASEAN-5 yaitu ; Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan mengkomparatifkan indikator tingkat kesehatan perbankan (CAMELS) di ASEAN-5. Hasil penelitian menunjukan kondisi tingkat kesehatan perbankan di ASEAN-5 secara umum dinyatakan sehat, karena dari setiap variabel dan indikator mampu melampaui hasil yang di tetapkan bank sentral/ otoritas terkait di masingmasing negara. Perbandingan kondisi tingkat kesehatan bank di Indonesia dengan 4 Negara ASEAN lainnya menunjukan bahwa Indonesia mampu bersaing dengan negara maju seperti Singapura dan Malaysia dan Perbankan Indonesia masih di atas negara berkembang Filipina dan Thailand selama periode 5 tahun terakhir (2012 – 2016).  Kata kunci : ABIF, Tingkat Kesehatan Bank ASEAN-5, CAMELS, Deskriptif Komparatif.

Copyrights © 2018