Penelitian ini di latar belakangi adanya permasalahan keterbatasan modal serta akses kredit baginelayan terhadap perbankan. Sehingga pada tahun 2015 saat program kredit Jangkau, Sinergi, danGuideline (JARING) baru diluncurkan diharapkan dapat membantu adanya permasalahan tersebut.Sedangkan di sisi lain sebuah program pasti memiliki kendala yang terjadi di lapangan. Oleh karenaitu, adanya berbagai pandangan mengenai program diharapkan dapat memberikan jawaban terkaitimplementasi program terhadap kesejahteraan para nelayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui implementasi program JARING terhadap kesejahteraan para nelayan di Dusun SendangBiru, Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakanpendekatan interpretif. Penelitian ini menghasilkan bahwa sektor formal yang dibuat olehpemerintah nyatanya belum dapat membantu para nelayan. Akan tetapi faktor informal yaitupengambek (sebutan pemberi modal di Sendang Biru) juga tidak dapat membantu karena bunga yangrelatif tinggi. Langkah yang dilakukan untuk dapat membuat masyarakat nelayan menjadi bankableadalah dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi serta membantu nelayan untuk dapatmemperoleh surat-surat tanah atau kapal yang dapat dipakai sebagai jaminan dalam meminjamkredit kepada perbankan.Kata Kunci: Telaah Kritis, Program JARING, Kesejahteraan Nelayan
Copyrights © 2018