Pemerintah memberikan investasi secara langsung berupa Penyertaan ModalPemerintah kepada Badan Usaha Milik Negara untuk mendukung program Pemerintah.Investasi yang diberikan diambil dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara. Olehkarena itu, timbal balik yang diberikan Badan Usaha Milik Negara harus seimbangdengan investasi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisisvariabel yang mempengaruhi Pertumbuhan Aktiva, Efisiensi dan Kinerja Keuangan padaperusahaan Badan Usaha Milik Negara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode2013-2017. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah Penyertaan ModalPemerintah. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negaradari beberapa sektor bisnis sejumlah 7 perusahaan yang dipilih dengan menggunakanteknik sampling jenuh. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi liniersederhana, dimana penyertaan modal sebagai variabel independen diuji secara terpisahsatu persatu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap variabel dependen. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pertama, penyertaaan modal yang diberikan oleh pemerintah pusat berpengaruh terhadap pertumbuhan aktiva BUMN, namun pengaruh yang diberikanadalah pengaruh negatif. Kedua, penyertaan modal yang diberikan oleh pemerintah pusat berpengaruh terhadap efisiensi BUMN, namun pengaruh yang diberikan adalah pengaruh negatif. Ketiga, penyertaan modal yang diberikan oleh pemerintah pusat berpengaruh terhadap kinerja keuangan BUMN dan pengaruh yang diberikan adalah pengaruh positif.Kata Kunci: Penyertaan Modal Pemerintah, Pertumbuhan Aktiva, Efisiensi, dan Kinerja Keuangan
Copyrights © 2019