Penelitian ini bertujuan untuk mengukur derajat persistensi inflasi komoditas di kota Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember. Data yang digunakan adalah tingkat inflasi bulanan yoy tahun 2013-2017 kota Surabaya, Malang, Kediri, dan Jember. Metode yang digunakan adalah model univariate autoregressive (AR) time series untuk mengestimasi derajat persistensi inflasi. Hasil uji derajat persistensi inflasi komoditas pada 4 kota tersebut menunujkkan bahwa secara sektoral pada tiap kota memiliki derajat persistensi yang rendah, namun apabila dilihat pada individu komoditas terdapat beberapa komoditas baik dari komponen administered price maupun volatile food yang memiliki derajat persistensi inflasi yang tinggi pada masing-masing kota. Terdapat beberapa komoditas yang memiliki kesamaan perilaku inflasi dengan komoditas yang sama pada kota yang lain, sebaliknya juga ditemukan beberapa komoditas yang memiliki perilaku inflasi berkebalikan dengan komoditas yang sama pada kota lain. Kata kunci:Persistensi Inflasi,Autoregressive, Administered Price, Volatile Food.
Copyrights © 2019