Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh behavioral intention terhadap actual use pengguna GO-JEK Indonesia dengan pendekatan Technology Acceptance Model dan Innovation Diffusion Theory. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal antar variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan total responden berjumlah 315 orang yang sudah pernah bertransaksi menggunakan aplikasi GO-JEK dan sudah berumur lebih dari 18 tahun. Sampel responden diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Uji instrumen penelitian meliputi uji outer model, uji inner model, dan uji hipotesis menggunakan alat uji Partial Least Square (PLS) dengan software SmartPLS 3.0. Penelitian ini mengemukakan bahwa persepsi internal (perceived ease of use dan perceived usefulness) dan karakteristik inovasi (innovativeness dan compatibility) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku pengguna layanan transportasi di Indonesia. Sedangkan niat perilaku memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pemakaian aktual. Kata kunci: Behavioral intention; actual use; technology acceptance model (TAM); Innovation Diffusion Theory (IDT); GO-JEK
Copyrights © 2019