Seiring dengan perkembangan zaman, Indonesia telah memasuki era kopi ketiga yang mengindikasikan pergeseran pola konsumsi kopi yang dulunya dikonsumsi secara subsisten menjadi kebutuhan yang menyangkut prestise dan identitas diri individu dalam lingkungan sosialnya. Hal ini ditandai dengan munculnya kedai-kedai kopi di daerah perkotaan. Kota Malang menjadi salah satu wilayah potensial dalam hal pengembangan industri makanan dan minuman, didukung oleh besarnya jumlah penduduk dan usaha yang berkembang. Diperlukan analisis yang meneliti pengaruh dari variabel yang berkontribusi dalam tingkat konsumsi kopi dalam hal perumusan kebijakan yang sesuai dengan kondisi lapangan untuk peningkatan produktivitas daerah, yakni Kota Malang. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari variabel jenis kelamin (X1), usia (X2), pendapatan (X3) dan pertimbangan harga (X4) pada tingkat konsumsi kopi (Y). Selain itu, sebagai pengetahuan karakterisitik konsumen kedai kopi di setiap kategori tingkat konsumsi. Penentuan responden adalah 100 orang konsumen dari empat kedai kopi dengan umur usaha yang sama di Kota Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, usia, dan pendapatan, signifikan mempengaruhi tingkat konsumsi kopi kategori rendah, sedangkan variabel jenis kelamin signifikan berpengaruh pada tingkat konsumsi kopi kategori tinggi. Identifikasi deskripsi penciri konsumen memiliki keunikan pada masing-masing kategori, misalnya karakteristik konsumen dengan tingkat konsumsi tinggi ialah responden laki-laki, usia rata-rata 25,4 tahun, seorang karyawan, memiliki pendapatan rata-rata Rp2.318.000,00, tidak mempertimbangkan harga, mengkonsumsi kopi lebih dari 3 tahun, dipengaruhi oleh teman dan kadangkadang mengunjungi kedai kopi. Rekomendasi penelitian mengacu pada peningkatankonsumsi kopi sebagai komoditas lokal serta penciptaan pasar dan industri yang kompetitif didukung dengan kebijakan pemerintah Kota Malang.Kata kunci: tingkat konsumsi kopi, identifikasi karakteristik konsumen, kedai kopi, regresi logistik multinomial.
Copyrights © 2019