Penelitian ini menginvestigasi hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran di Indonesia dalam model Hukum Okun. Melalui model gap Hukum Okun yang dianalisis dengan metode nonlinear ARDL, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Apabila dikaitkan dengan siklus bisnis, diketahui bahwa terdapat pola hubungan yang asimetris antara pertumbuhan ekonomi pada masa resesi dan ekspansi terhadap pengangguran, di mana tingkat pengangguran lebih merespon saat fase resesi. Hasil penelitian membuktikan bahwa teori Hukum Okun tidak dapat diterapkan pada kasus Indonesia akibat tingkat pengangguran yang tinggi dengan kualitas tenaga kerja yang cenderung rendah. Sedangkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi didorong oleh sektor berbasis teknologi yang cenderung padat modal.Kata Kunci: Hukum Okun, Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Siklus Bisnis
Copyrights © 2021