Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia melalui jalur suku bunga dan nilai tukar terhadap sasaran akhir kebijakan moneter serta dampaknya lebih lanjut ke makroekonomi. Penelitian ini menggunakan data pada periode 2000-2019. Data yang digunakan adaah data sekunder yang diambil dari Laporan Tahunan Bank Indonesia, Laporan Bank Indonesia, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia, situs Bank Indonesia dan situs Biro Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan adalah pendekatan VECM dan Model Threshold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur suku bunga efektif dengan time lag 5 bulan terhadap inflasi dengan kontribusi 2,60%. Sedagkan jalur nilai tukar efektif terhadap inflasi dengan time lag 6 bulan kontribusi yang lebih tinggi yaitu 8,02%. Selain itu, inflasi dapat memberikan dampak lanjutan ke pengangguran dan PDB dengan ambang batas 8,87% dan 7,17%. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi Pemerintah dan Bank Indonesia untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter secara efektif. Selain itu juga dapat dijadikan acuan bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut.Key words: efektivitas, mekanisme transmisi dan kebijakan moneter.
Copyrights © 2022