Jurnal Bioleuser
Vol 1, No 3 (2017): Desember 2017

Penentuan waktu perendaman sel (fase mitosis) akar bawang merah (Allium ascalonicum L.) menggunakan safranin untuk mendukung praktikum biologi

Fas Nurussalami Abdullah (Laboratorium Biologi Dasar, Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah, Darussalam Banda Aceh)
Adi Surya Jaya (Laboratorium Ekologi, Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah, Darussalam Banda Aceh)
Widayat Widayat (Laboratorium Fisiologi, Jurusan Biologi FMIPA Unsyiah, Darussalam Banda Aceh)



Article Info

Publish Date
04 Apr 2018

Abstract

Praktikum Pengantar Biologi di Laboratorium Biologi Dasar FMIPA Unsyiah selama ini menggunakan zat warna safranin 2%, tanpa waktu perendaman dalam larutan zat warna. Hal ini menyebabkan kurangnya penyerapan zat warna sehingga menyulitkan pengamatan fase mitosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama perendaman akar Allium ascalonicum yang optimal sehingga mewarnai kromosom. Rancangan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lama waktu perendaman sebagai perlakuan dan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Lama waktu perendaman yang digunakan adalah kontrol (tanpa perendaman), 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Hasil yang diperoleh didapatkam perendaman terbaik adalah dalam rentang waktu 15 dan 30 menit. Sedangkan pada preparat dengan perendaman 45 dan 60 menit sulit untuk membedakan sel pada setiap tahap mitosis.  Hasil penelitian ini diharapkan dapat diaplikasikan pada praktikum Pengantar Biologi modul Reproduksi Sel di Laboratorium Biologi Dasar FMIPA Unsyiah, sehingga dapat memudahkan praktikan dalam memahami keempat fase mitosis.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bioleuser

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah ...