Masyarakat multikultural merupakan landasan bagi keragaman agama dan kepercayaan yang beraneka ragam. Perbedaan agama seringkali menjadi sumber tantangan dan permasalahan dalam masyarakat tersebut. Konflik antar pemeluk agama dapat timbul akibat perbedaan keyakinan, praktik ibadah, atau interpretasi ajaran agama. Hal ini dapat mengakibatkan ketegangan, diskriminasi, bahkan konflik berskala besar yang mengancam kedamaian dan stabilitas sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran teologi pluralisme dalam menjembatani perbedaan agama di tengah masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian literatur dari berbagai sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi pluralisme berperan sebagai jembatan yang menghubungkan perbedaan agama dengan mengedepankan dialog, saling penghormatan, dan pemahaman lintas keyakinan. Konsep utamanya adalah mengakui dan menghormati keberagaman keyakinan agama sebagai kekayaan spiritual, serta mendorong dialog antar penganut agama untuk saling belajar dan memahami perspektif yang beragam. Melalui pendekatan ini, teologi pluralisme mempromosikan toleransi, kerjasama, dan hubungan yang harmonis di tengah masyarakat multikultural. Penelitian ini juga mengungkapkan peran krusial pemuka agama dalam mempromosikan teologi pluralisme melalui teladan, kepemimpinan, dan mediasi. Mereka mampu membawa perubahan positif dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama dan mempromosikan perdamaian, kesatuan, serta keadilan. Selanjutnya, pendidikan agama yang inklusif dengan kurikulum dan metode pembelajaran yang menghargai keragaman terbukti dapat memperkuat pemahaman lintas agama di kalangan peserta didik. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai universal, menggunakan metode partisipatif dan dialogis, serta melibatkan kegiatan ekstrakurikuler dan kerjasama dengan keluarga dan masyarakat, lembaga pendidikan dapat menanamkan nilai-nilai pluralisme pada generasi muda.
Copyrights © 2024