Pengobatan epilepsi yang berlangsung dalam jangka waktu panjang akan membuat peluang terjadinya ketidakpatuhan minum obat menjadi besar, sehingga peran orang tua sangat penting dalam hal pengawasan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji tingkat pengetahuan orang tua dan kepatuhan minum OAE pada anak serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAE di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional study dengan menggunakan data primer serta pengisian kuesioner Guttman dan MMAS-8 oleh orang tua pasien. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024 dengan peritungan sampel menggunakan rumus Lemeshow sebanyak 12 responden. Hasil penelitian diperoleh karakteristik responden didominasi usia 30-40 tahun, jenis kelamin yaitu perempuan, pendidikan terakhir dijenjang SMA dengan status bekerja, kuesioner tingkat pengetahuan berdasarkan kategori baik (41,7%) cukup (58,3%), dan kuesioner tingkat kepatuhan minum OAE berdasarkan kategori tinggi (33,3%), sedang (25%), rendah (41,7%) serta hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,002. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua terhadap kepatuhan minum OAE pada anak di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Kota Pontianak.
Copyrights © 2025