Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian intern pemerintah, ketaatan aturan akuntansi, dan asimetri informasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi di SKPD Kabupaten Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai SKPD berjumlah 8643 orang yang berada pada 48 SKPD di Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling (area sampling). Â Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 pegawai yang berada di SKPD Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan data primer yang berasal dari penyebaran kuesioner. Seluruh data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan model analisis regresi linier berganda dengan program SPSS. Tahapan pengujian dalam penelitian ini meliputi analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengendalian intern pemerintah berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi di SKPD Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin tinggi pengendalian intern pemerintah yang diterapkan maka kecenderungan kecurangan akuntansi akan menurun. (2) Ketaatan aturan akuntansi berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi di SKPD Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin meningkat ketaatan aturan akuntansi yang diterapkan maka kecenderungan kecurangan akuntansi akan menurun. (3) Asimetri informasi berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi di SKPD Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin meningkat asimetri informasi yang dimiliki maka kecenderungan kecurangan akuntansi juga akan meningkat. (4) Sistem pengendalian intern pemerintah, ketaatan aturan akuntansi, dan asimetri informasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi di SKPD Kabupaten Ponorogo.
Copyrights © 2024