University students face various complex and ongoing academic demands that can lead to chronic stress and ultimately result in academic burnout. One potential factor suspected to contribute to this condition is the intensity of smartphone use. This study aims to analyze the effect of smartphone use intensity on academic burnout among students of the Faculty of Psychology at Satya Wacana Christian University (UKSW). A quantitative approach was employed using a survey method and simple random sampling technique, involving 54 active students as participants. The instruments used include the School Burnout Inventory (SBI) to measure academic burnout levels, as well as a smartphone use intensity scale developed based on behavioral aspects according to Ajzen's theory. Data analysis was conducted using simple linear regression. The results indicate a significant but weak positive effect between smartphone use intensity and academic burnout (R = 0.309; p = 0.023), with a coefficient of determination (R²) of 0.096. This means that smartphone use intensity explains only 9.6% of the variance in burnout. These findings suggest that although smartphone use intensity contributes to burnout, other factors such as academic pressure, self-efficacy, and social support have a more dominant influence. ABSTRAKMahasiswa pendidikan tinggi dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik yang kompleks dan berkelanjutan, yang dapat memicu stres kronis dan berujung pada academic burnout. Salah satu faktor potensial yang diduga turut berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah intensitas penggunaan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas penggunaan smartphone terhadap academic burnout pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik simple random sampling, melibatkan 54 mahasiswa aktif sebagai partisipan. Instrumen yang digunakan meliputi School Burnout Inventory (SBI) untuk mengukur tingkat academic burnout, serta skala intensitas penggunaan smartphone yang disusun berdasarkan aspek perilaku menurut teori Ajzen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan namun lemah antara intensitas penggunaan smartphone dan academic burnout (R = 0,309; p = 0,023), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,096. Artinya, intensitas penggunaan smartphone hanya menjelaskan 9,6% variansi burnout. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun intensitas penggunaan smartphone memiliki kontribusi terhadap burnout, faktor-faktor lain seperti tekanan akademik, efikasi diri, dan dukungan sosial memiliki pengaruh yang lebih dominan.
Copyrights © 2025