Pendidikan awal yang penting dalam perkembangan manusia dapat dilakukan dengan pendidikan anak usia dini, karena menandai periode luar biasa yang dikenal sebagai usia keemasan. Pada tahap ini, anak memiliki potensi perkembangan yang optimal dalam berbagai aspek, termasuk nilai moral dan agama. Sayangnya, di zaman modern ini, banyak anak yang mengalami kemerosotan nilai-nilai Islam, antara lain karena mereka tidak diajarkan nilai-nilai Islam sedini mungkin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media permainan Mononilala sebagai sarana dalam memfasilitasi nilai-nilai Islami pada anak dengan menerapkan model pengembangan EDR. Subyek penelitian meliputi dua orang ahli, terdiri dari ahli media dan ahli materi. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan validasi. Adapun analisis dilakukan secara kombinasi, dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil validitas media pengembangan adalah baik atau layak digunakan, sedangkan hasil validitas materi sangat baik. Secara khusus media permainan Mononilala layak untuk disampaikan dalam suatu pembelajaran, khususnya untuk mengajarkan nilai-nilai Islam pada anak usia dini.
Copyrights © 2024