ASI merupakan sumber utama nutrisi bagi bayi yang baru lahir, dengan pemberian secara eksklusif pada bayi berusia 0 hingga 6 bulan. Pada periode ini, penting untuk memperhatikan pemberian dan kualitas ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Karangraharja. Studi ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 84 responden, dan data dianalisis menggunakan analisis univariat serta bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p-value 0,241) dengan keberhasilan ASI eksklusif. faktor pendidikan (p-value 0,072), paritas (p-value 0,068), sikap (p-value 0,058), serta dukungan keluarga (p-value 0,077) terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor pengetahuan, pendidikan, paritas, sikap, dan dukungan keluarga tidak memiliki keterkaitan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Dukungan keluarga, terutama dari suami, berperan penting dalam menunjang keberhasilan ibu dalam memproduksi ASI baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Copyrights © 2025