Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN OSIS SMP NEGERI 16 JAKARTA YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN VISIONER Mahendrawan, Ersam; Rahmawati, Sholichatun Aisah; Riyandy, Riyandy; Siregar, Rohani; Tamami, Sofyan; Erwin, Tarub
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 4 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v4i3.183

Abstract

Community service is a crucial pillar of the Tri Dharma of Higher Education, playing a vital role in community development and education. This program, conducted by graduate students from Pamulang University’s Master of Educational Management, aimed to cultivate leadership qualities among students at SMPN 16 Jakarta through their participation in OSIS. The initiative focused on nurturing leadership that is visionary, responsible, and proactive in facing challenges both in school and in the broader community.Through interactive methods such as lectures, group discussions, and practical simulations, students were encouraged to understand the core values of character-driven leadership. The training emphasized the importance of integrity, effective communication, and problem-solving skills that are both creative and collective. Furthermore, students were taught how to become visionary leaders, capable of foreseeing the future and crafting strategic steps to achieve shared goals. By fostering responsible leadership qualities, students not only learned to manage an organization but also how to become agents of change, positively impacting their surroundings. This program aspires to shape future leaders who are intelligent, visionary, and possess a strong sense of integrity, capable of contributing to sustainable community development.
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III di TPMB WIWIN WULANDARI CIKARANG UTARA Siregar, Rohani; Widiasari, Wiwin; Sholihat, Kikie
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 2 (2025): September
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i2.314

Abstract

Background: Pregnant women often experience lower back pain, especially in the lumbosacral area, due to changes in posture, weight gain, and spinal structure. Objective: To determine the effect of warm compresses on lower back pain, a common complaint among pregnant women in the third trimester. Method: This study used a pre-experimental one-group pretest-posttest design, where subjects were measured at baseline (pretest), received an intervention, and were measured again (posttest). The study involved 30 respondents selected using the Shapiro-Wilk technique. The research instrument included applying warm compresses using a towel and measuring lower back pain using the Numeric Rating Scale (NRS) and Visual Analog Scale (VAS). Data analysis was performed using the Wilcoxon test. Results: warm compress therapy significantly reduced the intensity of lower back pain (p = 0.00; P < 0.05). Conclusion: Warm compresses are recommended as a simple and effective way to reduce lower back pain in pregnant women during the third trimester without using medication.
Edukasi Persiapan Menghadapi masa Menopause di Wilayah Kp. Kaliulu Rt 001 Rw 001 Ds Karang Raharja Siregar, Rohani; Gita Ramandhani, Noviana; Henida, Putri; Komala Hati, Tri Yuni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3285

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, kesehatan adalah aset yang sangat berharga. lebih khusus lagi kesehatan reproduksi, yang saat ini menjadi perhatian global, salah satunya terkait menopause. Menopause adalah fase kehidupan yang normal. Menopause yang lebih tepat diartikan sebagai berhentinya menstruasi. Pada mayoritas wanita, gejala dan tanda menopause termasuk hot flushes, yang merupakan rasa panas, insomnia, atrofi vagina, pengecilan payudara, dan penurunan elastisitas kulit. Tujuan pengabdian kepada masyarakat memberikan edukasi persiapan masa menopause bertujuan agar responden nantinya akan mempersiapkan secara dini untuk menghadapi masa menopause. Kegiatan ini dilakukan di kp. Kaliulu rt 001/ rw 001 desa karang raharja, dan studi awal dilakukan melalui penyebaran kuisioner untuk mengidentifikasi masalah. Menggunakan metode ceramah dan kegiatan presentasi mengenai pengetahuan menopause. Memanfaatkan media leaflet, poster, powerpoint dan tanya jawab. Hasil nilai pretest  adalah 36,5 %, dan setelah dilakukan penyuluhan nilai pengetahuan responden naik menjadi 38,5 %, dengan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 37,5 %. Hasil luaran dari pengabdian kepada Masyarakat berupa Manuskrip yang dipublikasikan pada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN). Pengabdian ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang menopause dan membantu mereka mempersiapkan diri untuk mengalaminya.
Edukasi Pendidikan Kesehatan WUS Tentang Efek Samping KB Suntik 3 Bulan di Kampung Kaliulu Siregar, Rohani; Puspiarani, Yohana; Yuliana Lubis, Putri; Gusti Nova, Sabrina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3338

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, menjarangkan dan menyempurnakan jarak kelahiran, mengatur kehamilan, melalui pembinaan, penjaminan, dan pertolongan sesuai dengan hak-hak generasi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. kenyataan yang terjadi dilapangan adalah kurangnya pengetahuan tentang efek samping KB suntik 3 membuat Wanita Usia Subur di Kampung Kaliulu merasa cemas atas keadaannya. Pelaksanaan edukasi efek samping kb suntik 3 bulan ini dijalankan dengan metode yang diterapkaan merupakan pendekatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan berupa edukasi . Penyuluhan ini dilaksanakan di kampug kaliulu desa karang raharja kecamatan Cikarang utara Kabupaten Jawa Barat . dilaksanakannya penyuluhan ini bertujuan untuk  untuk menilai efektivitas edukasi dengan media poster yang dapat membantu meningkatkan pemahaman WUS mengenai efek samping KB suntik 3 bulan. Hasil penyuluhan  ini bisa di dapatkan bahwa  terdapat peningkatan nilai rata rata pengetahuan WUS sebelum dilakukan penyuluhan sebesar 59,1%, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan 82,5%,  Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan berupa edukasi menggunakan media poster tentang efek samping KB suntik 3 bulan cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS.
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan di Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara Tahun 2024 Siregar, Rohani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v8i1.150

Abstract

ASI merupakan sumber utama nutrisi bagi bayi yang baru lahir, dengan pemberian secara eksklusif pada bayi berusia 0 hingga 6 bulan. Pada periode ini, penting untuk memperhatikan pemberian dan kualitas ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Karangraharja. Studi ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 84 responden, dan data dianalisis menggunakan analisis univariat serta bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p-value 0,241) dengan keberhasilan ASI eksklusif. faktor pendidikan (p-value 0,072), paritas (p-value 0,068), sikap (p-value 0,058), serta dukungan keluarga (p-value 0,077) terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor pengetahuan, pendidikan, paritas, sikap, dan dukungan keluarga tidak memiliki keterkaitan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Dukungan keluarga, terutama dari suami, berperan penting dalam menunjang keberhasilan ibu dalam memproduksi ASI baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menstruasi terhadap Kecemasan Menarche Remaja Putri SDN Wanajaya 03 Cibitung: The Effect of Menstrual Health Education on Menarche Anxiety in Female Adolescents at SDN Wanajaya 03 Cibitung Khoirunisa, Nita; Musmundiroh, Musmundiroh; Yulianti, Yulianti; Julianti, Neneng; Siregar, Rohani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.831

Abstract

Kecemasan menghadapi menarche merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang banyak dialami remaja putri, khususnya ketika mereka tidak memperoleh informasi yang benar tentang menstruasi. Menarche sering kali menjadi sumber kegelisahan yang berdampak pada kesiapan mental dan emosional dalam menghadapi perubahan fisik. Di Indonesia, sekitar 50% remaja putri belum mendapatkan informasi yang memadai mengenai menarche. Tingginya angka kecemasan tersebut umumnya disebabkan minimnya pengetahuan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media cetak seperti booklet, yang menyajikan informasi sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 109 siswi SDN Wanajaya 03 Cibitung yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner kecemasan diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data diuji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan dianalisis dengan uji T parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (62,4%) dan berat (30,3%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan (56,9%) dan sebagian kecil tidak merasakan kecemasan (9,2%). Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap penurunan kecemasan menghadapi menarche. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan dengan booklet terbukti efektif menurunkan kecemasan remaja putri menghadapi menarche. Program ini disarankan diterapkan di sekolah dasar agar siswi lebih siap menyikapi menstruasi dengan sikap positif.
Actors Associated With Acute Respiratory Infection (Ari) In Infants And Toddlers At Cahaya Medika Clinic In 2024 Nurhalimah, Caci; Simanjuntak, Herlina; Siregar, Rohani; Kurnia Sugiharti, Rosi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2021, prevalensi ISPA tertinggi terjadi pada kelompok umur 1–4 tahun. Di Klinik Cahaya Medika, kasus ISPA pada bayi dan balita cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan analisis faktor yang berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Klinik Cahaya Medika Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah bayi dan balita yang berkunjung ke Klinik Cahaya Medika periode Januari–Desember 2025 sebanyak 300 orang. Sampel sebanyak 70 responden. Hasilnya yaitu Prevalensi ISPA sebesar 72,9%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA adalah usia anak (<12 bulan), status gizi, dan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Sementara itu, pendidikan orang tua dan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Faktor dominan yang berhubungan dengan ISPA pada balita adalah usia, status gizi, dan ASI eksklusif. Upaya pencegahan melalui pemantauan gizi, edukasi orang tua, dan perbaikan pola asuh sangat diperlukan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Program Triple Eliminasi Di Posyandu Desa Sukamanah Tahun 2025 Wulandari, Anggun; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Siregar, Rohani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program triple eliminasi merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penularan vertikal penyakit HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan terutama dalam hal kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan. Beberapa faktor seperti usia, pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan diduga berpengaruh terhadap kepatuhan tersebut. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam menjalani program triple eliminasi di Posyandu Desa Sukamanah tahun 2025. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 83 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasilnya adalah sebagian besar responden memiliki usia reproduksi sehat (73,5%), pengetahuan baik (61,4%), sikap positif (60,2%), dukungan suami baik (61,4%), dan menilai peran tenaga kesehatan baik (86,7%). Kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple eliminasi sebesar 72,3%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,007), dukungan suami (p=0,020), dan peran tenaga kesehatan (p=0,009) dengan kepatuhan ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kepatuhan (p=0,059). Kesimpulan: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan triple eliminasi. Upaya peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan program ini.