Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

MENUMBUHKAN JIWA KEPEMIMPINAN OSIS SMP NEGERI 16 JAKARTA YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN VISIONER Mahendrawan, Ersam; Rahmawati, Sholichatun Aisah; Riyandy, Riyandy; Siregar, Rohani; Tamami, Sofyan; Erwin, Tarub
Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Development Vol. 4 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Engagement, Community Services, Empowerment and Developme
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijecsed.v4i3.183

Abstract

Community service is a crucial pillar of the Tri Dharma of Higher Education, playing a vital role in community development and education. This program, conducted by graduate students from Pamulang University’s Master of Educational Management, aimed to cultivate leadership qualities among students at SMPN 16 Jakarta through their participation in OSIS. The initiative focused on nurturing leadership that is visionary, responsible, and proactive in facing challenges both in school and in the broader community.Through interactive methods such as lectures, group discussions, and practical simulations, students were encouraged to understand the core values of character-driven leadership. The training emphasized the importance of integrity, effective communication, and problem-solving skills that are both creative and collective. Furthermore, students were taught how to become visionary leaders, capable of foreseeing the future and crafting strategic steps to achieve shared goals. By fostering responsible leadership qualities, students not only learned to manage an organization but also how to become agents of change, positively impacting their surroundings. This program aspires to shape future leaders who are intelligent, visionary, and possess a strong sense of integrity, capable of contributing to sustainable community development.
Modulatory Effects of Noni (Morinda citrifolia L.) Fruit Polysaccharide Syrup on IgG Production and T Cell Activity Anwar, La Ode Muhammad; Sasmito, Ediati; Rasydy, La Ode Akbar; Ismoyowati, Tri Wahyuni; Hashim, Salma Hilmy Rusydi; Siregar, Rohani; Hutagaol, Emmelia Kristina; Bratajaya, Cicilia Nony Ayuningsih; Sartika, Aprilina; Sanjaya, Dandi; Rohmah, Hajar Nur Fathur; Ximenes, Joao Manuel Correia
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i2.26258

Abstract

Noni fruit containing polysaccharides, has the potential to be developed into pharmaceutical products such as SPF syrup. The content of noni fruit polysaccharides is known to increase the proliferation of T lymphocyte cells, the regulation of the immune system molecularly, especially with regard to antibodies (IgG), CD4+, and CD8+, is still not widely studied. The aim of this study was to assess the impact of SPF syrup on the modulation of immunoglobulin G (IgG) and T lymphocytes. The study was conducted on female Wistar rats aged 8-9 months, which were given SPF syrup orally at doses of 25, 50, and 100 mg/kgBB for 31 days. Mice were vaccinated against hepatitis B every week. Blood samples were taken on day 31 to measure IgG levels by the ELISA method and T cells (CD4+ and CD8+) by flow cytometry. The results showed that SPF administration had a significant effect on IgG levels (p<0.05), and there were no significant changes in T lymphocyte cells (CD4+, CD8+) (p>0.05). Histopathological examination showed that long-term induction of hepatitis B caused damage to the liver and kidney, but SPF did not affect the condition of these organs. SPF that contains polysaccharides can be an innovative component in immunostimulant formulations.
PENGARUH TERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III di TPMB WIWIN WULANDARI CIKARANG UTARA Siregar, Rohani; Widiasari, Wiwin; Sholihat, Kikie
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 2 (2025): September
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i2.314

Abstract

Background: Pregnant women often experience lower back pain, especially in the lumbosacral area, due to changes in posture, weight gain, and spinal structure. Objective: To determine the effect of warm compresses on lower back pain, a common complaint among pregnant women in the third trimester. Method: This study used a pre-experimental one-group pretest-posttest design, where subjects were measured at baseline (pretest), received an intervention, and were measured again (posttest). The study involved 30 respondents selected using the Shapiro-Wilk technique. The research instrument included applying warm compresses using a towel and measuring lower back pain using the Numeric Rating Scale (NRS) and Visual Analog Scale (VAS). Data analysis was performed using the Wilcoxon test. Results: warm compress therapy significantly reduced the intensity of lower back pain (p = 0.00; P < 0.05). Conclusion: Warm compresses are recommended as a simple and effective way to reduce lower back pain in pregnant women during the third trimester without using medication.
Edukasi Persiapan Menghadapi masa Menopause di Wilayah Kp. Kaliulu Rt 001 Rw 001 Ds Karang Raharja Siregar, Rohani; Gita Ramandhani, Noviana; Henida, Putri; Komala Hati, Tri Yuni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3285

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, kesehatan adalah aset yang sangat berharga. lebih khusus lagi kesehatan reproduksi, yang saat ini menjadi perhatian global, salah satunya terkait menopause. Menopause adalah fase kehidupan yang normal. Menopause yang lebih tepat diartikan sebagai berhentinya menstruasi. Pada mayoritas wanita, gejala dan tanda menopause termasuk hot flushes, yang merupakan rasa panas, insomnia, atrofi vagina, pengecilan payudara, dan penurunan elastisitas kulit. Tujuan pengabdian kepada masyarakat memberikan edukasi persiapan masa menopause bertujuan agar responden nantinya akan mempersiapkan secara dini untuk menghadapi masa menopause. Kegiatan ini dilakukan di kp. Kaliulu rt 001/ rw 001 desa karang raharja, dan studi awal dilakukan melalui penyebaran kuisioner untuk mengidentifikasi masalah. Menggunakan metode ceramah dan kegiatan presentasi mengenai pengetahuan menopause. Memanfaatkan media leaflet, poster, powerpoint dan tanya jawab. Hasil nilai pretest  adalah 36,5 %, dan setelah dilakukan penyuluhan nilai pengetahuan responden naik menjadi 38,5 %, dengan peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 37,5 %. Hasil luaran dari pengabdian kepada Masyarakat berupa Manuskrip yang dipublikasikan pada Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN). Pengabdian ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan ibu untuk meningkatkan pengetahuan tentang menopause dan membantu mereka mempersiapkan diri untuk mengalaminya.
Edukasi Pendidikan Kesehatan WUS Tentang Efek Samping KB Suntik 3 Bulan di Kampung Kaliulu Siregar, Rohani; Puspiarani, Yohana; Yuliana Lubis, Putri; Gusti Nova, Sabrina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3338

Abstract

Keluarga Berencana (KB) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, menjarangkan dan menyempurnakan jarak kelahiran, mengatur kehamilan, melalui pembinaan, penjaminan, dan pertolongan sesuai dengan hak-hak generasi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. kenyataan yang terjadi dilapangan adalah kurangnya pengetahuan tentang efek samping KB suntik 3 membuat Wanita Usia Subur di Kampung Kaliulu merasa cemas atas keadaannya. Pelaksanaan edukasi efek samping kb suntik 3 bulan ini dijalankan dengan metode yang diterapkaan merupakan pendekatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan berupa edukasi . Penyuluhan ini dilaksanakan di kampug kaliulu desa karang raharja kecamatan Cikarang utara Kabupaten Jawa Barat . dilaksanakannya penyuluhan ini bertujuan untuk  untuk menilai efektivitas edukasi dengan media poster yang dapat membantu meningkatkan pemahaman WUS mengenai efek samping KB suntik 3 bulan. Hasil penyuluhan  ini bisa di dapatkan bahwa  terdapat peningkatan nilai rata rata pengetahuan WUS sebelum dilakukan penyuluhan sebesar 59,1%, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan 82,5%,  Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan berupa edukasi menggunakan media poster tentang efek samping KB suntik 3 bulan cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS.
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan di Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara Tahun 2024 Siregar, Rohani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v8i1.150

Abstract

ASI merupakan sumber utama nutrisi bagi bayi yang baru lahir, dengan pemberian secara eksklusif pada bayi berusia 0 hingga 6 bulan. Pada periode ini, penting untuk memperhatikan pemberian dan kualitas ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Karangraharja. Studi ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 84 responden, dan data dianalisis menggunakan analisis univariat serta bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p-value 0,241) dengan keberhasilan ASI eksklusif. faktor pendidikan (p-value 0,072), paritas (p-value 0,068), sikap (p-value 0,058), serta dukungan keluarga (p-value 0,077) terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor pengetahuan, pendidikan, paritas, sikap, dan dukungan keluarga tidak memiliki keterkaitan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Dukungan keluarga, terutama dari suami, berperan penting dalam menunjang keberhasilan ibu dalam memproduksi ASI baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK Di Cipayung : The Effect of Boiled Egg Consumption on Weight Gain in Pregnant Women with CED Cipayung Salsabila, Syifa; Siregar, Rohani; Yulianti, Yulianti; Musmundiroh, Musmundiroh; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.828

Abstract

Pendahuluan: Kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan penting di Indonesia, dengan prevalensi 16,9% pada tahun 2023, termasuk di Kabupaten Bekasi. KEK dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan bayi dengan berat lahir rendah. Upaya penanggulangan dapat dilakukan melalui pemberian makanan tambahan (PMT), salah satunya telur rebus sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Tujuan: Mengetahui pengaruh konsumsi telur rebus terhadap peningkatan berat badan ibu hamil dengan KEK di wilayah kerja Puskesmas Cipayung. Metode: Penelitian quasi eksperimen one group pre-post test pada 30 ibu hamil KEK yang dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa konsumsi tiga butir telur rebus per hari selama 14 hari. Analisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired t-test. Hasil: Rata-rata berat badan sebelum intervensi 46,28 kg dan meningkat menjadi 47,33 kg setelah 14 hari. Uji statistik menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan. Sebanyak 83,3% responden mengalami kenaikan lebih dari 1 kg. Kesimpulan: Konsumsi telur rebus terbukti efektif meningkatkan berat badan ibu hamil KEK, sekaligus menjadi intervensi gizi sederhana, murah, dan bermanfaat untuk kesehatan ibu serta perkembangan janin.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menstruasi terhadap Kecemasan Menarche Remaja Putri SDN Wanajaya 03 Cibitung: The Effect of Menstrual Health Education on Menarche Anxiety in Female Adolescents at SDN Wanajaya 03 Cibitung Khoirunisa, Nita; Musmundiroh, Musmundiroh; Yulianti, Yulianti; Julianti, Neneng; Siregar, Rohani
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 10 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v10i2.831

Abstract

Kecemasan menghadapi menarche merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang banyak dialami remaja putri, khususnya ketika mereka tidak memperoleh informasi yang benar tentang menstruasi. Menarche sering kali menjadi sumber kegelisahan yang berdampak pada kesiapan mental dan emosional dalam menghadapi perubahan fisik. Di Indonesia, sekitar 50% remaja putri belum mendapatkan informasi yang memadai mengenai menarche. Tingginya angka kecemasan tersebut umumnya disebabkan minimnya pengetahuan. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media cetak seperti booklet, yang menyajikan informasi sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 109 siswi SDN Wanajaya 03 Cibitung yang dipilih dengan teknik random sampling. Instrumen berupa kuesioner kecemasan diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Data diuji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan dianalisis dengan uji T parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (62,4%) dan berat (30,3%). Setelah intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan (56,9%) dan sebagian kecil tidak merasakan kecemasan (9,2%). Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap penurunan kecemasan menghadapi menarche. Kesimpulannya, pendidikan kesehatan dengan booklet terbukti efektif menurunkan kecemasan remaja putri menghadapi menarche. Program ini disarankan diterapkan di sekolah dasar agar siswi lebih siap menyikapi menstruasi dengan sikap positif.
The influence of breastfeeding technique education on knowledge of lactation problem prevention Siregar, Rohani
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol. 13 No. 4 (2025)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2025.13(4).582-592

Abstract

Background: Proper breastfeeding techniques are essential for maintaining optimal breast milk production. Incorrect application of these techniques may result in nipple trauma and discourage mothers from breastfeeding. Inadequate breastfeeding can lead to infant malnutrition, increased susceptibility to illness, and, in severe cases, mortality. Health education serves as an effective strategy for postpartum mothers, as it provides knowledge that fosters behavioral change and reduces the risk of exclusive breastfeeding failure.Objectives: This study aimed to evaluate the effect of breastfeeding technique education on improving postpartum mothers’ knowledge in preventing lactation problems.Methods: A quantitative study with a pre-experimental design, specifically a one-group pretest–posttest approach, was conducted. The sample comprised 26 respondents selected through total sampling. Data were analyzed using univariate methods to describe knowledge levels before and after the intervention, and bivariate methods to assess differences between the two measurement points. The Wilcoxon test was applied because the data were not normally distributed (p < 0.05). Results: The findings revealed a significant effect of breastfeeding technique education on the improvement of postpartum mothers’ knowledge in preventing lactation problems, with a p-value of 0.000 (< α = 0.05). Conclusions: Providing education and information on breastfeeding techniques, supported by healthcare professionals, particularly midwives, is crucial. This intervention has been demonstrated to be an effective strategy for enhancing breastfeeding success and preventing lactation-related problems
Actors Associated With Acute Respiratory Infection (Ari) In Infants And Toddlers At Cahaya Medika Clinic In 2024 Nurhalimah, Caci; Simanjuntak, Herlina; Siregar, Rohani; Kurnia Sugiharti, Rosi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2021, prevalensi ISPA tertinggi terjadi pada kelompok umur 1–4 tahun. Di Klinik Cahaya Medika, kasus ISPA pada bayi dan balita cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan analisis faktor yang berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Klinik Cahaya Medika Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah bayi dan balita yang berkunjung ke Klinik Cahaya Medika periode Januari–Desember 2025 sebanyak 300 orang. Sampel sebanyak 70 responden. Hasilnya yaitu Prevalensi ISPA sebesar 72,9%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA adalah usia anak (<12 bulan), status gizi, dan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Sementara itu, pendidikan orang tua dan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Faktor dominan yang berhubungan dengan ISPA pada balita adalah usia, status gizi, dan ASI eksklusif. Upaya pencegahan melalui pemantauan gizi, edukasi orang tua, dan perbaikan pola asuh sangat diperlukan.