Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis

Uji organoleptis kualitas mie berbahan dasar tepung terigu dengan mie bahan campuran tepung garut: Organoleptic test of the quality of noodles based on wheat flour with mixed garut flour noodles

Bei, Agustinus Yanuar Bramana Putra (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2022

Abstract

Mie adalah salah satu makanan yang berbentuk adonan tipis dan panjang terbuat dari tepung terigu yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas mie berbahan campuran tepung garut (Maranta arundinacea L.; Marantaceae) dengan persentasi 0%, 15%, 25%, 35% sebagai pengganti tepung terigu . Tempat penelitian di Denpasar, Waktu penelitian bulan Maret - Juni 2021. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan 4 perlakuan yaitu P0 = mie berbahan dasar tepung terigu 100%, P1= mie berbahan dasar tepung terigu 85% dan tepung garut 15%, P2=mie berbahan dasar tepung terigu 75% dan tepung garut 25%, dan P3=mie berbahan dasar tepung terigu 65% dan tepung garut 35% dengan 15 kali ulangan untuk setiap perlakuan dengan menggunakan 15 orang panelis. Analisis data dari uji organoleptik yaitu warna, tekstur, aroma dan rasa digunakan Uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji antar perlakuan menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan kualitas mie terbaik diperoleh oleh P3 dengan warna cukup cerah, tekstur sangat kenyal, aroma harum dan rasa enak. Di susul P1 dengan warna cerah, tekstur kenyal, aroma harum dan rasa sangat enak . Lalu P2 dengan warna cukup cerah, tekstur kenyal, aroma harum dan rasa enak. Peringkat terakhir yaitu P0 dengan warna cerah, tekstur kenyal, aroma harum dan rasa enak.. Untuk biaya produksi yang terendah berturut-turut adalah P0, P1, P2 dan P3.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

paris

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya ...