Pengungkapan manajemen risiko dapat dijadikan sebagai solusi dalam mengelola ketidakpastian perusahaan dandiharapkan dapat mencegah terjadinya risiko yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Gangguantersebut tidak dapat diselesaikan dengan baik maka sudah dapat dipastikan akan timbul kerugian di masamendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh kepemilikan manajemen, kepemilikan publikdan komite audit independen terhadap pengungkapan manajemen risiko pada perusahaan sektor perbankan yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016-2020. Data yang digunakan dalam penelitian inidiperoleh dari data laporan tahunan. Populasi penelitian ini yaitu seluruh perusahaan sektor perbankan yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2020. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian inimenggunakan purposive sampling sehingga memperoleh jumlah sampel 75 terdiri dari 15 perusahaan denganperiode 5 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis regresi data panel dengan menggunakansoftware Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajemen, kepemilikan publik dankomite audit independen secara simultan berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Secara parsialkepemilikan publik berpengaruh terhadap pengungkapan manajemen risiko. Hasil penelitian ini dapat digunakanoleh para investor sebagai bahan pertimbangan dalam pengambil keputusan berinvestasi di perusahaan perbankan.Kata Kunci-kepemilikan manajemen, kepemilikan publik, komite audit independen, pengungkapan manajemenrisiko
Copyrights © 2023