Pemberian makanan tambahan (PMT) merupakan salah satu program pemerintah melalui posyandu untuk memenuhi asupan gizi balita. Pemberian makanan tambahan diartikan sebagai suatu upaya pencegahan masalah gizi dengan memberikan makanan tambahan kepada balita yang disesuaikan dengan umur balita untuk memenuhi asupan gizi sehingga mencapai status gizi yang baik. Makanan tambahan untuk balita dapat dibuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh dengan harga terjangkau. Pengetahuan kader tentang pengolahan bahan pangan menjadi kudapan sehat bergizi untuk balita sangat penting karena jenis makanan tambahan berbahan baku lokal akan semakin bervariasi sehingga PMT tidak hanya berupa susu kemasan dan biskuit. Dalam pengelolaan posyandu, pengetahuan dan keterampilan kader menjadi hal penting dalam melakukan tanggung jawabnya selama pelaksanaan kegiatan posyandu. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada kader posyandu tentang pembuatan kudapan sehat bergizi dengan memanfaatkan sayur bayam. Pelatihan pembuatan bolu kukus bayam sebagai kudapan sehat bergizi ditujukan untuk kader posyandu tepatnya posyandu Waraswanawati di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan disertai praktik pembuatan bolu kukus bayam. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan bahwa kegiatan pelatihan pada kader posyandu berhasil memberikan pengetahuan tentang membuat kudapan sehat bergizi sebagai makanan tambahan balita dengan menggunakan bahan tambahan berupa sayur. Perlu dilakukan kegiatan pelatihan pengolahan produk pangan yang menggunakan pangan lokal sehingga makanan tambahan yang diberikan kepada balita dan ibu hamil lebih bervariasi dengan memanfaatkan potensi pangan lokal.
Copyrights © 2024