Kemampuan memecahkan masalah dan keterampilan berhitung peserta didik perlu ditanamkan sejak jenjang sekolah dasar. Model pembelajaran yang pelaksanaanya sesuai dalam meningkatkan kemampuan memecahakn permasalahan matematika adalah pembelajaran berbasis masalah (PBL). Tujuan peneliti untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh diterapkanya model PBL berbantuan question card dalam menyelesaikan soal cerita dan seberapa besar pengaruh penerapan penerapan model PBL berbantuan media question card terhadap kemapuan menyelesaikan soal cerita sebelum dan sesudah adanya penerapan model tersebut. Desain pre-exsperimental berupa one-group pretest-posttest design diterapkan pada penelitian, karena terdapat 1 rombel pada kelas V SDN 1 Papasan. Populasi penelitian ini adalah semua peserta didk kelas V SDN 1 Papasan dengan jumlah 20 peserta didik, diantaranya 9 laki-laki dan 11 perempuan. Instrumen pada penelitian merupakan pretest dan posttest menggunakan 15 soal esai yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan uji paired samples t.test menghasilkan nilai sig (2-tailed) 0,000 (nilai signifikansi kurang dari 0,05), jika dilihat dari t hitung hasil t hitung lebih dari t tabel (30.742 > 2,093). Dengan hasil tersebut mengindikasikan Ho ditolak dan Ha diterima, hal demikian juga didukung adanya peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest dari 50,0 menjadi 69,3. Berdasarkan demikian peneliti berharap temuan ini menjadi wawasan baru mengenai penerapan model pembelajaran.
Copyrights © 2025