Virtual Reality (VR) berkembang sangat pesat dan menjadi teknologi yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Manfaatnya di bidang arsitektur mencakup aspek yang luas: desain dan pengembangan, presentasi dan komunikasi, pembelajaran dan pelatihan, hingga evaluasi dan pengujian. Arsitek masa depan penting untuk mengenal konsep kerja VR supaya dapat mengintegrasikan pemanfaatan teknologi ini dalam proses perancangan mereka, namun sejauh ini belum ada yang mengkaji metode pembelajaran khusus yang mudah diadaptasi bagi mahasiswa pemula. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran teknologi VR yang cocok bagi mahasiswa arsitektur tahun pertama. Menggunakan metode penelitian pengembangan ADDIE, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis isi. Studi kasus digunakan untuk mengevaluasi metode pembelajaran VR yang dipilih, melibatkan dosen dan 172 mahasiswa sebagai responden. Berdasar analisis awal, Software Enscape for Sketchup paling sesuai untuk digunakan. Karya 33 kelompok dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan teknologi VR untuk presentasi arsitektural. Hasil menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan pemahaman konsep kerja VR dan kebermanfaatannya dalam mempresentasikan ruang dan desain arsitektur secara lebih efektif, efisien, realistis dan interaktif. Namun, walau Enscape telah menawarkan 4 jenis VR yang dapat dihasilkan, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran berikutnya, seperti masalah teknis, kecukupan waktu untuk mengeksplorasi, serta keterbatasan hardware komputer yang digunakan.
Copyrights © 2024