ABSTRACT The advancement of information and communication technology has significantly impacted various sectors, particularly healthcare. Mobile health (mHealth) applications, particularly those offering telemedicine, are emerging as tools to provide accessible healthcare services remotely. This study focuses on the factors influencing the implementation of mHealth applications for telemedicine among young adults in Mataram, Indonesia. The purpose of this research is to analyze the factors that influence the adoption of mobile health applications for telemedicine among young adults in Mataram, using the Technology Acceptance Model (TAM). A quantitative research design was used, involving a survey of young adults (aged 18-40 years) in Mataram who have used telemedicine applications. The data was collected using a structured questionnaire with Likert scale items to measure perceptions of usefulness, ease of use, and other factors as per the TAM framework. The study found that perceived usefulness and ease of use were significant predictors of the intention to use telemedicine applications among young adults in Mataram. Social influence and trust also played crucial roles in enhancing the adoption of telemedicine. The findings suggest that improving the usability and highlighting the benefits of telemedicine applications, along with addressing privacy concerns, could facilitate wider adoption among young adults in Mataram. Keywords: Mobile Health, Telemedicine, Technology Acceptance Model, Young Adults, Mataram. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak besar dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Aplikasi mobile health (mHealth), khususnya yang menawarkan telemedicine, semakin muncul sebagai solusi untuk memberikan layanan kesehatan jarak jauh yang lebih mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi aplikasi mobile health untuk telemedicine di kalangan dewasa awal di Kota Mataram, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi aplikasi mobile health untuk telemedicine di kalangan dewasa awal di Kota Mataram dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan survei pada dewasa awal (usia 18-40 tahun) yang telah menggunakan aplikasi telemedicine. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert untuk mengukur persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, dan faktor lainnya sesuai dengan kerangka teori TAM. Penelitian ini menemukan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan merupakan prediktor signifikan dari niat menggunakan aplikasi telemedicine di kalangan dewasa awal di Mataram. Pengaruh sosial dan kepercayaan juga berperan penting dalam meningkatkan adopsi telemedicine. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan kemudahan penggunaan dan menyoroti manfaat aplikasi telemedicine, serta mengatasi kekhawatiran terkait privasi, dapat mempercepat adopsi di kalangan dewasa awal di Mataram. Kata Kunci: Mobile Health, Telemedicine, Technology Acceptance Model, Dewasa Awal, Mataram.
Copyrights © 2025