Hazar, Maylia Sulasiyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perilaku Penggunaan Aplikasi Mobile Health Oleh Dewasa Awal dalam Hal Pengobatan di Kota Mataram Hazar, Maylia Sulasiyani; Sulaiman, Lalu; Sismulyanto, Sismulyanto
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.19738

Abstract

ABSTRACT The use of mobile health applications (mHealth) for self-medication is increasingly common, especially among young adults. In Mataram, the demand for digital healthcare tools has surged, particularly in the wake of the COVID-19 pandemic, which has changed how healthcare is accessed and managed. This study aims to analyze the behavior of young adults in Mataram in using mobile health applications for medication in 2024. It seeks to understand the motivations, factors influencing usage, and the impact of these applications on self-medication practices. A qualitative approach using phenomenological research was employed, involving in-depth interviews with young adult users of mHealth applications. Data were collected from key informants who shared their experiences and perceptions about using these applications for health management. The results indicate that young adults in Mataram use mHealth applications primarily for convenience, cost-efficiency, and ease of access to health information. While the applications support self-medication, they also raise concerns about the accuracy of information and the need for professional healthcare guidance. The COVID-19 pandemic further accelerated the use of these applications, although some users still prefer in-person consultations for more complex health issues. mHealth applications have proven to be beneficial in enhancing access to healthcare and enabling self-medication among young adults. However, there is a need for improved regulations and supervision to ensure the safe and accurate use of these technologies, alongside greater professional involvement in health decision-making. Keywords: Mobile Health, Self-Medication, Young Adults, Mataram, Telemedicine, COVID-19, Health Behavior, Technology In Healthcare.  ABSTRAK Penggunaan aplikasi mobile health (mHealth) untuk swamedikasi semakin umum, terutama di kalangan dewasa awal. Di Mataram, permintaan terhadap alat kesehatan digital semakin meningkat, khususnya setelah pandemi COVID-19, yang telah mengubah cara akses dan pengelolaan layanan kesehatan. Penggunaan aplikasi mobile health (mHealth) untuk pengobatan semakin umum, terutama di kalangan dewasa awal. Di Mataram, permintaan terhadap alat kesehatan digital semakin meningkat, khususnya setelah pandemi COVID-19, yang telah mengubah cara akses dan pengelolaan layanan kesehatan. Pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pengguna aplikasi mHealth dewasa awal. Data dikumpulkan dari informan kunci yang berbagi pengalaman dan persepsi mereka tentang penggunaan aplikasi ini untuk manajemen kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewasa awal di Mataram menggunakan aplikasi mHealth terutama untuk kenyamanan, efisiensi biaya, dan kemudahan akses terhadap informasi kesehatan. Meskipun aplikasi ini mendukung swamedikasi, aplikasi ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait keakuratan informasi dan perlunya bimbingan profesional dalam pengambilan keputusan kesehatan. Pandemi COVID-19 semakin mempercepat penggunaan aplikasi ini, meskipun sebagian pengguna masih lebih memilih konsultasi langsung untuk masalah kesehatan yang lebih kompleks. Aplikasi mHealth terbukti bermanfaat dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dan mendukung swamedikasi di kalangan dewasa awal. Namun, dibutuhkan regulasi dan pengawasan yang lebih baik untuk memastikan penggunaan teknologi ini aman dan akurat, dengan tetap melibatkan tenaga medis dalam pengambilan keputusan kesehatan. Kata Kunci: Mobile Health, Swamedikasi, Dewasa Awal, Mataram, Telemedicine, COVID-19, Perilaku Kesehatan, Teknologi Dalam Layanan Kesehatan.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Aplikasi Mobile Health Untuk Telemedicine Pada Dewasa Awal di Kota Mataram: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Hazar, Maylia Sulasiyani; Sulaiman, Lalu; Sismulyanto, Sismulyanto
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i11.19739

Abstract

ABSTRACT The advancement of information and communication technology has significantly impacted various sectors, particularly healthcare. Mobile health (mHealth) applications, particularly those offering telemedicine, are emerging as tools to provide accessible healthcare services remotely. This study focuses on the factors influencing the implementation of mHealth applications for telemedicine among young adults in Mataram, Indonesia. The purpose of this research is to analyze the factors that influence the adoption of mobile health applications for telemedicine among young adults in Mataram, using the Technology Acceptance Model (TAM). A quantitative research design was used, involving a survey of young adults (aged 18-40 years) in Mataram who have used telemedicine applications. The data was collected using a structured questionnaire with Likert scale items to measure perceptions of usefulness, ease of use, and other factors as per the TAM framework. The study found that perceived usefulness and ease of use were significant predictors of the intention to use telemedicine applications among young adults in Mataram. Social influence and trust also played crucial roles in enhancing the adoption of telemedicine. The findings suggest that improving the usability and highlighting the benefits of telemedicine applications, along with addressing privacy concerns, could facilitate wider adoption among young adults in Mataram. Keywords: Mobile Health, Telemedicine, Technology Acceptance Model, Young Adults, Mataram.  ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak besar dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Aplikasi mobile health (mHealth), khususnya yang menawarkan telemedicine, semakin muncul sebagai solusi untuk memberikan layanan kesehatan jarak jauh yang lebih mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi aplikasi mobile health untuk telemedicine di kalangan dewasa awal di Kota Mataram, Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi aplikasi mobile health untuk telemedicine di kalangan dewasa awal di Kota Mataram dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan survei pada dewasa awal (usia 18-40 tahun) yang telah menggunakan aplikasi telemedicine. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert untuk mengukur persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, dan faktor lainnya sesuai dengan kerangka teori TAM. Penelitian ini menemukan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan merupakan prediktor signifikan dari niat menggunakan aplikasi telemedicine di kalangan dewasa awal di Mataram. Pengaruh sosial dan kepercayaan juga berperan penting dalam meningkatkan adopsi telemedicine. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan kemudahan penggunaan dan menyoroti manfaat aplikasi telemedicine, serta mengatasi kekhawatiran terkait privasi, dapat mempercepat adopsi di kalangan dewasa awal di Mataram. Kata Kunci: Mobile Health, Telemedicine, Technology Acceptance Model, Dewasa Awal, Mataram.