Digitalisasi dalam segala aspek kehidupan merupakan hal yang tidak bisa ditolak. Digitalisasi juga merambah ke ranah media. Media digital hadir dalam berbagai bentuk dan karakter. Hal tersebut merubah pola interaksi masyarakat dan media terkait dengan penyampaian dan penerimaan informasi. Informasi di era digital tidak lagi dicari namun mencari audience nya. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya banjir informasi. Terkait dengan itu dibutuhkan kemampuan masyarakat untuk mengakses, memilah dan memilih informasi serta kemampuan untuk memahami konteks dalam teks akan membantu masyarakat mengambil manfaat dari beragam informasi yang ada di media digital, bukan sebaliknya. Penelitian ini berupaya mengulas dampak media digital di era post-truth dan upaya antisipasinya. Literasi digital dan literasi media sangat diperlukan di era banjir informasi ini.
Copyrights © 2021