Jurnal PERKUSI: Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia
Vol. 5 No. 3 (2025): PERKUSI

Pengaruh Pengembangan Karir dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak Banten

Al Yuda, Al Yuda (Unknown)
Zulkarnain, Iskandar (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan karir dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak Banten. Dalam penelitian ini menggunakan metode Kuntitatif. Populasi adalah seluruh karyawan yang berjumlah 89 orang responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, uji analisis kuantitatif, dan uji hipotesis. Hasil uji t menunjukan bahwa, pengembangan karir memiliki nilai t hitung 3,887 > t tabel 1,987 dengan nilai Sig. 0.000 < 0.05, hal ini berarti secara parsial pengembangan karir berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja memiliki nilai t hitung 12,718 > t tabel 1,987 dengan nilai Sig. 0.000 < 0.05, hal ini berarti secara parsial lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Sedangkan dengan hasil penelitian dengan uji f menunjukan nilai f hitung > f tabel atau 88,706 > 3,10 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Hal ini berarti secara simultan pengembangan karir dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil uji koefisien determinasi atau R Square adalah 0,674 artinya terdapat pengaruh antara pengembangan karir dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 67,4% sedangkan sisanya (100% - 67,4% = 32,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIPER

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal PERKUSI adalah jurnal yang fokusnya dan lingkupnya mempublikasikan artikel ilmiah tentang Pemasaran, Keuangan dan Sumber Daya Manusia yang merupakan hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas) dari berbagai kalangan akademisi ...