Penelitian ini mengeksplorasi penerapan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 5 sekolah dasar. Dengan menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis STEM dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kritis, observasi, dan wawancara dengan guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dalam lingkungan pembelajaran berbasis STEM mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis, terutama dalam menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, dan merancang solusi inovatif. Selain itu, siswa menunjukkan keterlibatan dan motivasi yang lebih tinggi dalam mengeksplorasi konsep-konsep IPA. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi STEM dalam pendidikan IPA di sekolah dasar berdampak positif terhadap perkembangan kognitif siswa serta membekali mereka dengan keterampilan abad ke-21 yang penting. Oleh karena itu, pendidik didorong untuk menerapkan strategi berbasis STEM guna meningkatkan kualitas pembelajaran IPA.
Copyrights © 2025