Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola dan perilaku makan anak balita di Kelurahan Kotamatsum IV, Medan, serta pengaruhnya terhadap status gizi. Wawancara terstruktur dengan orang tua anak usia 0–5 tahun dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai frekuensi makan, keteraturan waktu makan, dan asupan gizi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas anak memiliki waktu makan yang teratur (73,3%) dengan frekuensi makan yang sehat, tetapi variasi jenis makanan, khususnya sayur dan buah, masih kurang. Sebanyak 63,3% orang tua merasa pola makan anak sudah memenuhi kebutuhan gizi, namun 36,6% masih ragu. Penemuan ini menekankan pentingnya edukasi mengenai pola makan seimbang dan variasi makanan yang lebih baik. Penelitian ini menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam membangun kebiasaan makan sehat serta memberikan masukan untuk pengembangan program intervensi gizi yang lebih efektif bagi balita.
Copyrights © 2025