Wanita bekerja yang sudah berkeluarga lebih mungkin mengalami konflik peran ganda dibandingkan pria, oleh karena itu wanita membutuhkan work family balance untuk memenuhi peran gandanya sebagai ibu dan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan work family balance pada karyawan wanita di kota Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dan tingkat hubungan antara variabel konflik peran ganda dan work family balance. Sampel penelitian terdiri dari 80 wanita bekerja yang tinggal di Yogyakarta dan sudah berumah tangga. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan dua jenis aitem yaitu favorable dan unfavorable. Uji analis yang digunakan adalah korelasi Pearson product-moment untuk menjelaskan hubungan asosiatif antara variabel konflik peran ganda dan work family balance. Hasil penelitian ini sejalan dengan hipotesis awal yaitu terdapat hubungan negatif yang signifikan antara konflik peran ganda terhadap work family balance pada wanita bekerja di Yogyakarta p(<0,05), dimana semakin tinggi konflik peran ganda yang dialami oleh wanita bekerja, maka semakin rendah work family balance yang dimiliki. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan bagi wanita bekerja yang sudah berkeluarga agar dapat menyeimbangkan perannya di lingkup keluarga maupun pekerjaan.
Copyrights © 2025