Naskah ini bertujuan untuk mempelajari sistem kerja hybrid pada kinerja karyawan di Indonesia yang merupakan kombinasi antara bekerja dari rumah, (WFH), dan dari kantor, (WFO), menjadi respons organisasi terhadap perubahan lingkungan kerja pasca-pandemi. Studi ini mempelajari strategi sistem kerja hybrid work pada kinerja karyawan yang bekerja. Literatur yang dikaji menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan fleksibilitas kerja, efisiensi waktu, serta keseimbangan kehidupan kerja work-life balance, yang berkontribusi positif terhadap produktivitas karyawan. Sejumlah studi, work-life balance juga berperan sebagai mediator dalam hubungan antara hybrid work dan kinerja. Latar belakang studi ini mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti hambatan komunikasi, kesenjangan teknologi, dan potensi turunnya kohesi tim. Studi dilakukan dengan metode studi literatur, Analisa deskriptif, kualitatif, didukung dengan pendekatan tematik terhadap berbagai sumber yang berasal dari jurnal ilmiah terindeks Scopus dan SINTA, dengan batasan tahun publikasi 2020–2024. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa efektivitas penerapan sistem hybrid sangat bergantung pada kepemimpinan, kejelasan peran, serta dukungan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk menyusun kebijakan kerja yang fleksibel namun terstruktur, menyediakan pelatihan komunikasi virtual, serta menerapkan sistem evaluasi kinerja yang adil dan transparan. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi dasar bagi organisasi dalam mengembangkan strategi kerja yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.
Copyrights © 2025