Stunting merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan menjadi tantangan besar di Indonesia, dengan prevalensi yang masih tinggi, khususnya di Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kebijakan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bogor pada tahun 2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan ini melibatkan berbagai sektor dan sumber daya, angka prevalensi stunting justru mengalami peningkatan dari 24,9% pada tahun 2022 menjadi 27,6% pada tahun 2023. Tantangan utama yang dihadapi termasuk rendahnya kesadaran masyarakat tentang gizi dan pola asuh, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan koordinasi antar-sektor yang belum optimal. Rekomendasi dari penelitian ini antara lain: (1) penguatan kebijakan dan regulasi terkait stunting, (2) integrasi program stunting dalam rencana pembangunan daerah, (3) optimalisasi digitalisasi dan integrasi data untuk pemantauan kesehatan, dan (4) penguatan koordinasi antar stakeholder dan kapasitas tenaga kesehatan. Penerapan rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bogor.
Copyrights © 2025