Articles
POLA ASUH DALAM KESEHATAN ANAK PADA IBU BURUH PABRIK
Oemar, Rindu;
Novita, Astrid
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2015): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (KEMAS) JULI 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kemas.v11i1.3543
Kemajuan tingkat ekonomi dan pendidikan wanita membuat banyak ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah sehingga mempengaruhi pola asuh ibu terhadap anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pola asuh ibu dan aspek penting yang mempengaruhi serta proses pengembangan pola asuh kesehatan anak pada ibu yang bekerja sebagai buruh pabrik di wilayah Cimanggis Depok pada tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desain mixed methode yaitu gabungan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan kualitatif studi kasus intrinsik. Penelitian dilakukan di 3 pabrik dari Bulan Februari 2014 - Februari 2015. Jumlah sampel sebanyak 40 responden. Analisa data menggunakan analisa tematik dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antarasosial ekonomi (nilai p 0,026), keadaan keluarga (nilai p 0,024), keadaan kesehatan keluarga nilai p 0,009), dan lingkungan keluarga (nilai p 0,045) terhadap pola asuh pada ibu buruh pabrik di wilayah Cimanggis Depok sedangkan variabel lainnya tidak berhubungan. Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan faktor sosial ekonomi, keadaan keluarga, keadaan kesehatan keluarga dan lingkungan keluarga dengan pola asuh pada ibu buruh pabrik dan selain itu komunikasi menjadi faktor terpenting. Diperlukan adanya pola komunikasi yang baik, sehingga dapat tercipta pola asuh yang ideal. Economic progression and educational level of women make housewives who work outside home affect parenting mother to child. This study aims to find a description of parenting mothers and important aspects that affect the development process of parenting and child health in women who worked in factories in the area Cimanggis Depok in 2014. This study used a mixed method design which combines quantitative research with cross-sectional design and intrinsic qualitative case-studies. The study was conducted in three factories in February 2014 - February 2015 with 40 respondents. Data were analyzed using thematic analysis using triangulation. The results showed no relationship between socioeconomic (p value = 0.026, OR 12.143), family circumstances (p-value = 0.024), the state of health of the family (p-value = 0.009), and the family environment (p value = 0.045) against maternal parenting factory workers in the area Cimanggis Depok. The result was there were relationship among socioeconomic factors, family circumstances, state of health of the family and the family environment with maternal parenting factory workers and besides communication becomes the most important factor. There needs to be a good communication pattern to create the ideal parenting.
POLA ASUH DALAM KESEHATAN ANAK PADA IBU BURUH PABRIK
Oemar, Rindu;
Novita, Astrid
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/kemas.v11i1.3543
Kemajuan tingkat ekonomi dan pendidikan wanita membuat banyak ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah sehingga mempengaruhi pola asuh ibu terhadap anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pola asuh ibu dan aspek penting yang mempengaruhi serta proses pengembangan pola asuh kesehatan anak pada ibu yang bekerja sebagai buruh pabrik di wilayah Cimanggis Depok pada tahun 2014. Penelitian ini menggunakan desain mixed methode yaitu gabungan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan kualitatif studi kasus intrinsik. Penelitian dilakukan di 3 pabrik dari Bulan Februari 2014 - Februari 2015. Jumlah sampel sebanyak 40 responden. Analisa data menggunakan analisa tematik dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antarasosial ekonomi (nilai p 0,026), keadaan keluarga (nilai p 0,024), keadaan kesehatan keluarga nilai p 0,009), dan lingkungan keluarga (nilai p 0,045) terhadap pola asuh pada ibu buruh pabrik di wilayah Cimanggis Depok sedangkan variabel lainnya tidak berhubungan. Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan faktor sosial ekonomi, keadaan keluarga, keadaan kesehatan keluarga dan lingkungan keluarga dengan pola asuh pada ibu buruh pabrik dan selain itu komunikasi menjadi faktor terpenting. Diperlukan adanya pola komunikasi yang baik, sehingga dapat tercipta pola asuh yang ideal. Economic progression and educational level of women make housewives who work outside home affect parenting mother to child. This study aims to find a description of parenting mothers and important aspects that affect the development process of parenting and child health in women who worked in factories in the area Cimanggis Depok in 2014. This study used a mixed method design which combines quantitative research with cross-sectional design and intrinsic qualitative case-studies. The study was conducted in three factories in February 2014 - February 2015 with 40 respondents. Data were analyzed using thematic analysis using triangulation. The results showed no relationship between socioeconomic (p value = 0.026, OR 12.143), family circumstances (p-value = 0.024), the state of health of the family (p-value = 0.009), and the family environment (p value = 0.045) against maternal parenting factory workers in the area Cimanggis Depok. The result was there were relationship among socioeconomic factors, family circumstances, state of health of the family and the family environment with maternal parenting factory workers and besides communication becomes the most important factor. There needs to be a good communication pattern to create the ideal parenting.
Peran Bidan, Peran Suami dan Fungsi Seksual terhadap Aktivitas Seksual Pasangan Wanita Menopause
Zain, Mudrikah;
Sobar, Sobar;
Novita, Astrid
Jurnal Bidan Komunitas Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Departemen Kebidanan, vFakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33085/jbk.v4i3.4932
Latar Belakang: wanita yang tidak dapat memberikan kepuasan pada saat berhubungan seksual pada masa menopause dipicu oleh terjadi penurunan dalam aktifitas seks. Tujuan: tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya peran bidan, peran suami, dan fungsi seksual wanita menopause terhadap aktivitas seksual pasangan wanita menopause. Metode: jenis penelitian kuantitatif, desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan Struktural Equation Modelling. Penelitian dilakukan di Desa Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung Lampung Tengah. Populasi penelitian adalah seluruh wanita menopause yang berusia 45 - 55 tahun di Desa Endang Rejo Kecamatan Seputih Agung Lampung Tengah. Penentuan besar sampel menggunakan teknik jumlah indikator dikalikan 5 - 10, terdapat 12 indikator, sehingga didapatkan rentang sampel penelitian sebanyak 60 - 120 responden, jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan multivariat yang diolah menggunakan software Partial Least Square versi 2.0. Hasil: aktivitas seksual wanita menopause dipengaruhi oleh peran bidan sebesar 26,71%, peran suami sebesar 21,35%, dan fungsi seksual sebesar 36,09%. Model mampu menjelaskan variabilitas data sebesar 99,11%, sedangkan 0,89% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Kesimpulan: ada pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarannya peran bidan, peran suami, dan fungsi seksual wanita menopause terhadap aktivitas seksual pasangan wanita menopause.
Promosi Kesehatan Hipertensi Di Desa Kutamukti Kecamatan Kutawakuya
Nina, Nina;
Novita, Astrid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 1 No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 01 Nomer 01 Tahun 2020
Publisher : UIMA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (293.251 KB)
|
DOI: 10.33221/jpmim.v1i01.568
Pengabdian dilaksanakan di lingkungan Posyandu Wilayah Kerja Kesehatan Hipertensi Di Desa Kutamukti Kecamatan Kutawakuya. Hasil dari penyuluhan tersebut adalah Pukesmas Kutamukti Kelurahan Kutakarya, Kecamatan Kutawaluya. Pengabdian ini mengambil Judul Penyuluhan Promosi menunjukkan bahwa masyarakat di Desa Kutamukti Kecamatan Kutawakuya Tingkat pengetahuan masyrakat mengenai hipertensi sebelum kegiatan ialah sebesar 78% dan naik menjadi 98% setelah pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tekanan darah, 51% (23 orang) mengalami masalah kesehatan tekanan darah tinggi, atau hipertensi. sisanya, sebesar 31% (14 orang) bertekanan darah normal dan 18% lainnya (8 orang) bertekanan darah rendah. Berdasarkan hasil pemeriksaan gula darah sewaktu, 9% (4 orang) mengalami masalah kesehatan gula darah tinggi sedangkan 91% (41 orang) memiliki kondisi gula darah yang normal. Berdasarkan hasil pemeriksaan asam urat 40% (18 orang) mengalami masalah kesehatan asam urat tinggi sedangkan 60% (27 orang) memiliki kondisi gula darah yang normal. Dari evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan maka kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan Hipertensi dan perlu adanya rencana tindak lanjut dari kegiatan ini.
Determinan Pernikahan Usia Dini pada Remaja
Eva Erna Juliawati;
Astrid Novita;
Rita Ayu Yolandia
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.386 KB)
|
DOI: 10.53801/sjki.v1i2.20
Introduction: According to the Marriage Law, Number 16 of 2019 article 7 paragraph (1) early marriage is a marriage that is carried out before a person reaches ≤19 years of age. Objectives: The purpose of this study is to determine the determinants of early marriage in adolescents. The determinants used in this study are economic factors, environmental factors, socio-cultural factors, mass media, as well as views and beliefs. Method: This study used a design cross-sectional, with a simple random sampling technique. And determining the sample using the Lemeshow formula to obtain a sample size of 50 respondents. Result: The results showed that 27 respondents (54%) were married aged 16-17 years, 30 respondents (60%) had low-income economic factors
Pengaruh Relaksasi Diafragma, Relaksasi Otot Progresif dan Relaksasi Nafas terhadap Penurunan Rasa Cemas pada Ibu Hamil Trimester III
Yuli Mulyati;
Astrid Novita;
Nurwita Trisna
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.286 KB)
|
DOI: 10.53801/sjki.v1i2.21
Introduction: The stress of a pregnant woman that comes from within is related to feeling anxious about her ability to adapt to her pregnancy conditions. Feelings of anxiety and worry in the third trimester, are increasingly getting into the gestational age of seven months and over and before delivery. Objectives: The purpose of this study was to determine the effect of diaphragm relaxation, progressive muscle relaxation, and breath relaxation on reducing anxiety in third trimester pregnant women at BPM Mira Laura, Bogor City. Method: This study used a quasi-experimental research method (Quasi Experiment) and used a non-randomized control group pre-test-post-test design approach, with a sampling technique namely quota sampling with a sample size of 45 respondents. The research instrument was the Speilberg State-Trait Anxiety Inventory (STAI) questionnaire. The data were processed using SPSS. Result: The result of the Paired T-Test is an effect of diaphragm relaxation (P=0,000; OR=2.883), progressive muscle relaxation (P=0,000; OR=4.579), and breath relaxation (P=0,000; OR=4.655) on reducing anxiety in third trimester pregnant women at BPM Mira Laura, Bogor City. Conclusion: With this research, it is hoped that health workers, especially midwives, can provide midwifery care to pregnant women to reduce anxiety by doing or teaching pregnant women relaxation so that pregnant women can carry out these therapies sustainably and independently at home because it is very easy to apply.
Determinan Stunting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Puskesmas Bojongsari Kota Depok
Ayu Wulansari;
Astrid Novita;
Herjanti
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.125 KB)
|
DOI: 10.53801/sjki.v1i2.22
Introduction: Specifically for the 12-24 month age group, the report on the results of weighing children under five at the sub-district level in Depok City shows that the Depok sub-district is the sub-district that has the highest prevalence of stunting (22.3%). Objectives: This study aims to determine whether there is a relationship between birth weight, exclusive breastfeeding, immunization status, and infant and child feeding on the incidence of stunting in toddlers at the Bojongsari Health Center in 2021. Method: Respondents in this study were mothers who had stunted toddlers aged 12-59 months who were located in the Bojongsari Health Center area. This research is quantitative research with the analytic method with a cross-sectional approach. The population taken by toddlers who experienced stunting amounted to 130 respondents and the number of samples was 97 respondents. The sampling technique used was the Lemeshow formula with purposive sampling. The types of data used are secondary and primary data with univariate and bivariate analysis. The data were processed using SPSS 25. Result: The results of the Chi-square statistical test for birth weight variables (p-value = 0.027), exclusive breastfeeding (p-value = 0.038), immunization status (p-value = 0.036) and infant feeding and child (p-value=0.000). Conclusion: There is a relationship between birth weight, exclusive breastfeeding, immunization status, and infant and child feeding on the incidence of stunting in toddlers aged 12-59 months at the Bojongsari Health Center, Depok City in 2021.
Determinan Perilaku Kunjungan Antenatal Care di Puskesmas Bojongsari Kota Depok Tahun 2021
Aurelia Indah Qurota A'yun;
Astrid Novita;
Ernita Prima Noviyani
SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia
Publisher : MPI Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.641 KB)
|
DOI: 10.53801/sjki.v1i2.23
Introduction: The behavior of antenatal care visits is the action of pregnant women who carry out pregnancy checks from the first trimester to the third trimester. Objective: To determine the relationship between health service facilities, health promotion, health care support, and the quality of health services on the behavior of antenatal care visits at the Bojongsari Health Center, Depok City in 2021. Methods: This type of research used a quantitative analytic survey using a cross-sectional approach. The population in this study was 141 pregnant women in the third trimester. The sampling technique used was the Lemeshow formula with purposive sampling. The number of respondents was 103 third-trimester pregnant women. The types of data used are primary and secondary data with univariate and bivariate analysis. Results: Pregnant women with poor antenatal care visits were 58 pregnant women (56.3%). Conclusion: There is a relationship between the variables of service facilities (OR = 27.773), health promotion (OR = 19.213), health care support (OR = 22.519), and the quality of health services (OR = 26.057) on the behavior of antenatal care visits at the Bojongsari Health Center, Depok City. 2021.
Alternatif Kebijakan Operasional Program Skrining Kanker Serviks di Kabupaten Garut Tahun 2017
Ernawati Ernawati;
Astrid Novita
HSG (Health Science Growth) Journal Vol 3 No 1 (2018): Health Science Growth (HSG) Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Keadaan sehat merupakan hak asasi manusia dengan kondisi terbebas dari penyakit kecacatan, sejahtera fisik, mental, sosial dan ekonomi. Penyebab kematian terbesar saat adalah kanker. Tujuan umum penelitian untuk mengetahui alternatif kebijakan operasional program skrining kanker di kabupaten Garut tahun 2017. Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pengumpulan data dengan teknik purposive sampling yang merupakan strategi penelitian untuk menyelidiki program, peristiwa, proses atau sekelompok individu dengan cermat yang memungkinkan peneliti dapat mengembangkan analisa mendalam dari kasus yang diteliti. Objek penelitian ini adalah pengelola program dan koordinator program skrining di Puskesmas, empat kader kesehatan, dua Ibu rumah tangga dan bidan fungsional. Tehnik analisis data dengan analisis of dan for dan SWOT. Ada beberapa temuan terkait alternatif kebijakan operasional program skrining kanker serviks di kabupaten Garut, yaitu keterbatasan belum adanya SOP, kurang optimalnya promosi dan keterbatasan pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan. Temuan alternatif tersebut kemudian dianalisis dengan Criticcal Succses Factor (CSF) sehingga didapat satu alternatif kebijakan prioritas operasional program yaitu membuat dan mensosialisasikan Juknis dan SOP skrining kanker serviks, dimana alternatif terpilih dikaji dengan 5W 1H sehingga keberadaan SOP dan Juknis sesuai dengan kebutuhan operasional program skrining kanker serviks di Kabupaten Garut. Kata Kunci: Alternatif Kebijakan, Kebijakan Operasional, Program Skrining, Kanker Serviks
Studi Komparatif Prenatal Yoga dan Senam Hamil terhadap Kesiapan Fisik
Ratih Setio Dewi;
Erialdy Erialdy;
Astrid Novita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.281 KB)
|
DOI: 10.33221/jikm.v7i3.124
Berlatih prental yoga dan senam hamil di masa kehamilan merupakan salah satu faktor penunjang dalam upaya membantu ibu hamil dalam menjalani kehamilannya. Prenatal yoga dan senam hamil menjadi kegiatan yang dapat meningkatkan kesiapan fisik pada ibu hamil baik dimasa kehamilan maupun masa persalinanannya.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas dari kegiatan prenatal yoga dan senam hamil terhadap kesiapan fisik. Metode penelitian desain kohort prospektif. Sampel sebanyak 60 responden (30 ibu hamil kelompok prenatal yoga dan 30 ibu hamil kelompok senam hamil). Metode analisis data dengan menggunakan Independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh prenatal yoga dan senam hamil terhadap kesiapan fisik. Pada hasil uji beda rata-rata menunjukkan pengaruh yang signifikan pada kesiapan fisik (F1 p=0,005, F2 p=0,000, F3 p=0,000). Selanjutnya, hasil uji hipotesis dengan nilai t tabel -2,048 bahwa variabel prenatal yoga dan senam hamil pada F1, F2, F3, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan fisik (F1= -2,888, F2= -5,879 dan F3= -5,233). Diperlukan adanya peningkatan cakupan yang luas dalam penerapan kegiatan prenatal yoga pada ibu hamil dimasa kehamilannya sehingga dapat menjangkau setiap lapisan pelayanan kesehatan ibu dan anak.