Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena masih ditemukannya karyawan wanita yang memiliki tingkat organizational commitment rendah di Sektor Formal Sulawesi Tenggara. Work life balance dan organizational justice diketahui mampu menjadi faktor pendukung karyawan wanita untuk meningkatkan serta mengoptimalkan organizational commitment. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh work-life balance dan organizational justice terhadap organizational commitment pada karyawan wanita di sektor formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Sampel penelitian terdiri dari 400 karyawan wanita di Sulawesi Tenggara, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skala psikologis, yaitu skala work life balance, skala organizational justice, dan skala organizational commitment. Data dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance dan organizational justice secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap organizational commitment pada karyawan wanita di sektor formal (p=0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi yang dirasakan karyawan, serta semakin tinggi persepsi terhadap keadilan dalam organisasi, maka semakin tinggi pula tingkat komitmen terhadap organisasi.
Copyrights © 2025