Jurnal Tekno Global
Vol. 14 No. 01

Analisis Metode Percepatan Pekerjaan Pondasi Borepile Berbasis Time Cost Trade off Proyek Tower Merial Jakarta

Wahyudi, Eko (Unknown)
Girsang, Hamonangan (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2025

Abstract

ABSTRACT Construction project delays are common and often stem from various factors. Early detection and evaluation methods, such as Earned Value Management, can help mitigate these delays. This study focuses on the borepile foundation work for the Merial Tower Building, executed by PT. Adhi Karya, Tbk. and PT. Adhi Persada Gedung, which experienced a 1.090% deviation from its initial schedule.. So, it is necessary to accelerate so that the borepile foundation work can be completed according to plan. The purpose of this study is to determine the magnitude of the change in time and cost of the borepile foundation work for the acceleration alternative by adding working hours and the number of heavy equipment. The method used in this study is analysis and evaluation using the Time Cost Trade Off method, where the data collection process begins with the implementation of field observations to determine the project overview, work methods, and heavy equipment time cycles. In addition, secondary data related to the project was collected, including schedules, RAB, unit price analysis, number of workers, and number of heavy equipment. The analysis carried out using the Time Cost Trade Off method will compare costs and time, as normal, according to the initial plan and after acceleration. Under normal conditions, the required implementation duration is 132 days with a total cost of Rp 37,819,634,071.25. After an acceleration analysis with additional working hours, the implementation duration is 107 days with a total cost of Rp 38,064,956,631.98. In the acceleration with the addition of heavy equipment, the implementation duration is 126 days with a total cost of Rp 39,737,437,364.44. In the acceleration with the addition of working hours and heavy equipment, the duration is 87 days with a total cost of Rp 38,990,904,620.72. Based on the results of the Time Cost Trade Off analysis, the acceleration that produces optimum costs and time is acceleration by increasing working hours. However, if based on the completion target with a duration of 104 days, the most appropriate acceleration analysis is a combination of adding working hours and adding work equipment with a set of drilling equipment. Keywords : Acceleration, Cost, Time, Trade Off, Project   ABSTRAK Keterlambatan dalam proyek konstruksi sering terjadi dan dapat dideteksi lebih awal menggunakan metode Earned Value Management. Salah satu kasusnya adalah proyek pondasi borepile Gedung Merial Tower oleh PT. Adhi Karya, Tbk. dan PT. Adhi Persada Gedung yang mengalami deviasi waktu sebesar 1,090% dari rencana awal. Hal ini memerlukan adanya percepatan sehingga pekerjaan pondasi borepile dapat selesai sesuai dengan rencana. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui besarnya perubahan waktu dan biaya pekerjaan pondasi borepile atas alternatif percepatan dengan penambahan jam kerja dan  jumlah alat berat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis dan evaluasi dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off dimana proses pengumpulan data diawali dengan pelaksanaan observasi di lapangan untuk mengetahui overview proyek, metode pekerjaan dan time cycle alat berat. Selain itu dilakukan pengumpulan data sekunder terkait proyek antara lain schedule, RAB, analisis harga satuan, jumlah tenaga kerja, jumlah alat berat. Analisis yang dilakukan  dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off  akan dilakukan  membandingkan  biaya dan waktu, normal sesuai rencana awal maupun setelah dilakukan percepatan. Pada kondisi normal, durasi pelaksanaan yang diperlukan selama 132 hari dengan total biaya sebesar Rp 37.819.634.071,25. Setelah dilakukan analisis percepatan dengan penambahan jam kerja, diperoleh durasi pelaksanaan sebesar 107 hari dengan total biaya sebesar Rp 38.064.956.631,98. Pada percepatan dengan penambahan alat berat diperoleh durasi pelaksanaan sebesar 126 hari dengan total biaya  sebesar Rp 39.737.437.364,44. Pada percepatan dengan penambahan jam kerja dan alat berat diperoleh durasi 87 hari dengan total biaya sebesar Rp 38.990.904.620,72. Berdasarkan hasil analisis Time Cost Trade Off, percepatan yang menghasilkan biaya dan waktu optimum adalah percepatan dengan menambah waktu kerja. Namun, jika berdasarkan target penyelesaian dengan durasi 104 hari, analisis percepatan yang paling sesuai adalah kombinasi penambahan jam kerja dan penambahan peralatan kerja dengan satu set peralatan pengeboran. Kata Kunci : Percepatan, Waktu, Biaya, Trade Off, Proyek.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

TG

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Karya-karya ilmiah dalam jurnal Tekno Global yang pertama ini merupakan hasil dari tulisan dari Praktisi, Pakar dan dedikasi para Dosen Indo Global Mandiri yang senantiasa memiliki komitmen untuk mengembangkan Ilmu pengetahuan pada bidang Keteknikan baik dalam tataran praktis maupun teoritis ...