Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-leadership, work ability, dan burnout terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan kinerja pengajar di lembaga bimbingan belajar di Surabaya. Self-leadership berfokus pada pengaruh individu terhadap dirinya sendiri untuk mencapai kinerja optimal, sedangkan work ability mencakup kemampuan fisik, mental, dan keterampilan dalam pekerjaan. Burnout yang diukur melalui kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan capaian pribadi, dapat mempengaruhi OCB dan kinerja pengajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengajar di lembaga bimbingan belajar di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-leadership dan work ability memiliki pengaruh signifikan terhadap OCB dan kinerja pengajar, sementara burnout terbukti mengurangi kinerja pengajar. Selain itu, OCB ditemukan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pengajar. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pengajar dan pentingnya manajemen diri serta kondisi lingkungan kerja dalam meningkatkan efektivitas pengajaran.
Copyrights © 2025