Stunting masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia dengan prevalensi 21,5% pada tahun 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting melalui pendekatan edukasi gizi terintegrasi di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor. Workshop dilaksanakan pada September 2025 dengan menyampaikan tiga materi kunci: risiko Kurang Energi Kronis pada ibu hamil, penilaian status gizi balita, dan imunisasi balita. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung dengan media leaflet edukasi tri-fold. Peserta terdiri dari 23 orang yang meliputi 18 ibu balita dan 5 kader posyandu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner 20 soal. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan (p<0,05) dengan rata-rata skor pre-test 60,87±15,71 meningkat menjadi 74,13±19,58 pada post-test, atau peningkatan sebesar 21,8%. Peningkatan tertinggi secara deskriptif terjadi pada materi penilaian status gizi balita, namun perbedaannya dengan materi lain tidak signifikan. Media leaflet interaktif terbukti efektif sebagai alat edukasi praktis yang mudah dipahami dan dapat digunakan berkelanjutan. Workshop ini berhasil meningkatkan kapasitas ibu dalam pencegahan stunting melalui pendekatan komprehensif dan partisipatif.
Copyrights © 2025