Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi perceived value yang mencakup nilai ekonomi, emosional, fungsional, dan sosial terhadap purchase intention atau niat beli Batik Besurek pada Generasi Z dan Milenial di Bengkulu. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui survei terhadap 428 responden yang dipilih secara purposif. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial, emosional, dan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli Batik Besurek, dengan nilai sosial sebagai prediktor paling dominan. Sebaliknya, nilai fungsional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen muda lebih terdorong oleh aspek sosial dan emosional dalam pengambilan keputusan pembelian produk budaya lokal. Implikasi dari hasil ini mengarah pada pentingnya strategi pemasaran yang menekankan pada nilai budaya, identitas, dan kebanggaan sosial daripada hanya menonjolkan kualitas fungsional produk.
Copyrights © 2025